Keamanan Maritim
-
Ekonomi •Kodaeral IX Ambon Perkuat Pengawasan Laut Dukung Proyek Strategis Nasional Blok MaselaKodaeral IX Ambon meningkatkan pengawasan laut di sekitar Blok Masela untuk menjamin kelancaran proyek strategis nasional Lapangan Abadi. Pembaca akan mengetahui langkah-langkah pengamanan yang dilakukan TNI AL.
-
News •Australia Tegaskan Komitmen Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka Demi Pasokan GlobalMenteri Pertahanan Australia Richard Marles menegaskan komitmen negaranya untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, mengingat gangguan di jalur vital ini berdampak serius pada pasokan bahan bakar global.
-
News •Rusia Jadwalkan Pertemuan DK PBB Bahas Keamanan Maritim Global pada 27 AprilRusia melalui Kementerian Luar Negeri mengumumkan jadwal pertemuan Dewan Keamanan PBB pada 27 April untuk membahas isu **Keamanan Maritim DK PBB** secara komprehensif, menandai pergeseran fokus dari forum biasanya.
-
News •Iran Terkendala Pembukaan Penuh Selat Hormuz Akibat Ranjau Laut HilangIran menghadapi tantangan serius dalam membuka kembali sepenuhnya jalur vital Selat Hormuz karena ranjau laut yang dipasang hilang dan kemampuan pembersihan yang terbatas, membatasi lalu lintas kapal.
-
News •Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Banten Gencarkan Penumpasan Penyelundupan Satwa DilindungiPemerintah Provinsi Banten memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memutus rantai penyelundupan satwa dilindungi, menyoroti posisi strategis Banten sebagai jalur rawan praktik ilegal yang mengancam kekayaan hayati Indonesia.
-
News •Satgas Pamputer Perketat Pengawasan Perbatasan Indonesia-Filipina, Periksa Kapal Asing di TalaudSatgas Pamputer Kodim 1312/Talaud bersama Pos AL melakukan pemeriksaan intensif terhadap kapal pesiar asing di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina, memperkuat pengawasan perbatasan.
-
News •DK PBB Gagal Adopsi Resolusi Selat Hormuz, Rusia dan China Gunakan Hak VetoDewan Keamanan PBB gagal mengadopsi rancangan Resolusi Selat Hormuz yang menyerukan kebebasan navigasi, setelah Rusia dan China menggunakan hak veto mereka, menimbulkan kekecewaan Bahrain.
-
News •Stabilitas Global: Qatar Inginkan Negara Kawasan Terlibat dalam Kesepakatan Selat HormuzQatar menekankan pentingnya partisipasi negara-negara regional dan pengamanan internasional dalam setiap kesepakatan Selat Hormuz di masa depan untuk menjamin stabilitas pelayaran global.
-
News •Gegana Pastikan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Bukan Peledak, Diserahkan ke TNI ALTim Gegana Polda NTB memastikan benda mirip torpedo yang ditemukan nelayan di perairan Gili Trawangan steril dari bahan peledak. Identifikasi lebih lanjut diserahkan ke TNI AL.
-
News •DK PBB Siap Voting Resolusi Selat Hormuz di Tengah Ketegangan RegionalDewan Keamanan PBB akan segera melakukan voting resolusi terkait Resolusi Selat Hormuz, jalur vital pengiriman energi, di tengah eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
-
News •Lalu Lintas Selat Hormuz Meningkat Bertahap, Namun Belum Normal Pasca-KonflikPergerakan kapal di Selat Hormuz mulai menunjukkan peningkatan setelah sempat anjlok drastis akibat konflik AS-Israel dan Iran. Namun, lalu lintas Selat Hormuz masih jauh dari kondisi normal, memicu pertanyaan tentang stabilitas maritim global.
-
News •Korsel dan Prancis Perkuat Kerja Sama, Amankan Jalur Selat Hormuz dan Ekonomi GlobalKorea Selatan dan Prancis sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral, termasuk komitmen bersama mengamankan jalur Selat Hormuz, guna mengatasi krisis ekonomi dan energi global.
-
News •Dampak Krisis Selat Hormuz: Ancaman Serius bagi Stabilitas Ekonomi dan Keamanan Maritim Indo-PasifikAkademisi Program Studi Hubungan Internasional Fisipol UKI, Darynaufal Mulyaman, menyoroti dampak krisis di Selat Hormuz yang menjadi peringatan serius bagi stabilitas ekonomi dan keamanan maritim Indo-Pasifik, mengancam kepentingan nasional Indonesia.
-
News •Partai Berkuasa Jepang Desak Kehati-hatian dalam Misi Jepang Timur TengahPejabat senior partai berkuasa Jepang menyerukan keputusan "hati-hati" terkait pengerahan Pasukan Bela Diri untuk Misi Jepang Timur Tengah, menghadapi tantangan hukum dan kontroversi konstitusional.
-
News •Italia Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan Iran soal Keamanan Perlintasan di Selat HormuzMenteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani membantah keras laporan media yang menyebut adanya negosiasi dengan Iran terkait keamanan jalur kapal di Selat Hormuz, menegaskan posisi Roma di tengah ketegangan regional yang memanas.
-
News •TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sianida 1,4 Ton Asal Filipina di Pelabuhan BitungAparat TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sianida seberat 1,4 ton yang diduga berasal dari Filipina melalui Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, menimbulkan kekhawatiran serius.
-
News •TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina di BitungTim Quick Response TNI AL berhasil gagalkan penyelundupan 1,4 ton sianida dari Filipina di Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara, mengungkap modus operandi berbahaya dan komitmen menjaga keamanan maritim.
-
News •KRI Teuku Umar dan Kopaska Gelar Latihan VBSS Intensif di Natuna, Perkuat Keamanan Maritim IndonesiaKRI Teuku Umar-385 bersama Kopaska TNI AL menggelar Latihan VBSS di perairan Natuna guna meningkatkan kesiapan operasional dan penegakan hukum di laut, menghadapi tantangan keamanan maritim yang kompleks.
-
News •TNI AL dan Kementerian Pertahanan Belanda Bahas Keamanan Infrastruktur Bawah LautKedua pihak sepakat bahwa dasar laut telah berkembang menjadi domain strategis yang aktif dan memiliki nilai penting.
-
News •Perjanjian Keamanan Jakarta-Canberra: Memperkuat Kedaulatan Maritim dan Ekonomi IndonesiaPenandatanganan Perjanjian Keamanan Jakarta-Canberra antara Indonesia dan Australia menandai langkah strategis diplomasi proaktif Indonesia, memperkuat kedaulatan maritim dan mendorong sinergi ekonomi di tengah dinamika Indo-Pasifik yang kompleks.
