Kejaksaan Agung
-
News •Kejagung Pantau Jurist Tan, Eks Stafsus Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi ChromebookMenurut Harli, Jurist Tan saat ini diketahui sedang berada di luar negeri karena alasan pekerjaan mengajar.
-
News •Kejagung Limpahkan Kasus Korupsi BBM Oplosan Rp193,7 Triliun ke Kejari JakpusKerugian negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang mencapai Rp193,7 triliun.
-
News •Momen Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Sitaan Miliaran Hingga Triliunan RupiahKejagung juga pernah memajang uang hasil sitaan dalam perkara lainnya. Saat itu, ia memamerkan tumpukan uang sinilai Rp288 miliar.
-
News •Kejagung Masih Pikir-Pikir Banding soal Hakim Tolak Status Advokat Lisa Rachmat DicabutNamun hingga saat ini Kejagung belum menyatakan sikap dari putusan Majelis Hakim PN Jakpus.
-
News •Kasus Korupsi Kredit Sritex, Iwan Kurniawan Kembali Penuhi Panggilan KejagungSaat ditanya wartawan mengenai kedatangannya, Iwan menjelaskan bahwa ia hadir untuk memenuhi permintaan dokumen tambahan dari penyidik.
-
News •Sita Rp11 Triliun dari Kasus CPO, Kejagung Pamerkan Rp2 Triliun di Gedung BundarUang tunai tersebut merupakan hasil penyitaan dari kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO.
-
News •Kejagung Periksa Ulang Dirut Sritex Terkait Dugaan Korupsi Kredit Rp692 MiliarKejagung telah menetapkan status cegah ke luar negeri terhadap Iwan Kurniawan Lukminto sejak 19 Mei 2025.
-
News •Blak-blakan Alasan Nadiem Pilih Laptop Chromebook: Sasaran Bukan Sekolah di Daerah TertinggalDua mantan stafsus Nadiem saat menjabat sebagai Mendikbudristek telah digeledah dan dicegah ke luar negeri oleh penyidik.
-
News •Tiga Stafsus Nadiem Dicekal Kejagung Terkait Kasus Korupsi ChromebookHarli meminta ketiga stafsus tersebut untuk bersikap kooperatif. Panggilan kedua dijadwalkan akan dikirimkan pekan depan.
-
News •Waspada! Jangan Klik Link Tilang dari SMS, Itu PenipuanModus yang belakangan marak terjadi adalah pengiriman pesan berisi tautan mencurigakan yang seolah-olah merupakan pemberitahuan tilang.
-
News •Wamen PU Diana Kusumastuti Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rumah Pejuang Tim-Tim di KupangKejagung menyebut pemanggilan ini masih dalam tahap penyelidikan, bukan pemeriksaan saksi karena belum masuk proses pro justitia.
-
News •Kejagung Periksa Iwan Kurniawan Lukminto Terkait Kasus Korupsi SritexMenurut Harli, Iwan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Sritex periode 2014–2023, sebelum akhirnya menjadi Direktur Utama.
-
News •Kejati NTT Panggil Wamen PU Diana untuk Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timor TimurKejati NTT memanggil Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti untuk dimintai keterangan terkait Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timor Timur.
-
News •Pegawai Kejagung Dibacok Orang Tak Dikenal di Depok, Polisi Dalami Dugaan BegalKorban merupakan pegawai di bidang Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti), bukan jaksa yang menangani perkara tertentu.
-
News •Terungkap Pengadaan Laptop Chromebook Sudah Tersebar Ke Beberapa SekolahLaptop yang digunakan untuk AKM ini telah tersebar ke berbagai sekolah di Indonesia, termasuk wilayah terpencil.
-
News •VIDEO: Kejagung Geledah Apartemen Dua Eks Stafsus Nadiem Kasus Pengadaan Laptop Rp9,9 TDi apartemen milik FH di Kuningan Place, Jakarta Selatan, disita barang bukti elektronik berupa satu laptop dan tiga ponsel
-
News •Kronologi Kejagung Endus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek Era NadiemPengadaan laptop ini sebelumnya tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2021.
-
News •Modus Korupsi Laptop Kemendikbud era Nadiem Makarim"Bahwa ada permufakatan jahat. Nah ini masih harus dicari antara siapa dengan siapa," ujar dia.
-
News •Terungkap Harga Laptop Chrome Book yang Diduga Dikorupsi Kemendikbud Era Nadiem Makarim Senilai Rp10 TriliunProyek ini sebelumnya disampaikan Menteri Nadiem Makarim dalam program Digitalisasi Pendidikan 2021.
-
News •Kejagung Bantah Jaksa di Deli Serdang Peras Pelaku PembacokanMenurut Harli, meski korban dan pelaku saling mengenal, tuduhan pemerasan dianggap tidak logis secara hukum.
