Kekerasan Anak
-
News •Disebut 'Cucu Pungut', ABH Bacok Nenek Angkat di Pacitan: Polisi Tangani Kasus Penganiayaan Nenek PacitanKasus penganiayaan nenek di Pacitan oleh ABH berinisial CR memasuki babak baru. Diduga karena emosi disebut 'cucu pungut', pelaku membacok nenek angkatnya. Simak selengkapnya!
-
News •Mengejutkan, Hasil Autopsi Ungkap Luka Benda Tumpul dalam Kasus Perundungan Siswa SMP GroboganPolres Grobogan tengah menyelidiki dugaan perundungan siswa SMP yang berujung maut. Hasil autopsi menunjukkan luka serius, memicu pertanyaan besar tentang insiden tragis ini.
-
News •Bupati Bantul Geram! 4 Kasus Pelecehan Seksual di Sekolah Bantul Terungkap, Pendidik Dipecat Tanpa PeringatanPemerintah Kabupaten Bantul menggelar pembinaan massal untuk meminimalkan kasus pelecehan seksual di sekolah Bantul. Bupati Halim tegaskan pemecatan langsung bagi pelaku tanpa toleransi.
-
News •Fakta Mengejutkan: 57 Kasus Kekerasan Anak Kota Jambi Terungkap, Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Utama?Dinas DPMPPA Kota Jambi mencatat 57 kasus kekerasan anak hingga Agustus 2025. Terungkap, faktor ekonomi dan penggunaan gawai menjadi pemicu utama. Simak selengkapnya!
-
News •Fakta Mengejutkan: 38 Kasus Kekerasan Anak Masih Terjadi di Yogyakarta, Polisi Minta Masyarakat Berani MelaporPolresta Yogyakarta mendesak masyarakat untuk berani melaporkan kasus kekerasan anak di Yogyakarta, mengingat 38 kasus masih ditemukan hingga Agustus 2025. Mengapa angka ini masih tinggi dan apa jaminan kepolisian?
-
News •Mengejutkan! 508 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Makassar, Pemicunya Tekanan EkonomiUPTD PPA Makassar mencatat 508 kasus Kekerasan Anak dan Perempuan hingga September 2025, didominasi KTA. Tekanan ekonomi dan rendahnya kesadaran hukum jadi pemicu utama, memicu rasa penasaran akan solusinya.
-
News •Momen Haru: Menteri Arifah Berhasil Satukan Kembali Anak Korban Kekerasan dengan Keluarga Setelah Terpisah LamaMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berhasil mempertemukan kembali MK, seorang anak korban kekerasan, dengan keluarganya. Kisah haru ini menandai babak baru dalam perlindungan anak di Indonesia.
-
News •Tahukah Anda? Diskominfo Kaltim Ingatkan Pentingnya Etika Pemberitaan Anak dalam Kasus Kekerasan, Hindari Luka Baru bagi KorbanDiskominfo Kaltim dan Forum Pemred SMSI Kaltim menekankan pentingnya Etika Pemberitaan Anak, terutama dalam kasus kekerasan, untuk melindungi psikologis korban. Mengapa ini krusial?
-
Trending •Momen Haru Penyidik Dittipid PPA & PPO Pertemukan Anak AMK dengan Ayah dan Saudara KembarnyaAMK adalah anak perempuan berusia 9 tahun yang menjadi korban kekerasan dan penelantaran.
-
News •Apa Peran Media? DPMG Nagan Raya Gandeng Wartawan Wujudkan Media Ramah Anak Nagan RayaDPMGP4 Nagan Raya menggandeng wartawan untuk mewujudkan media ramah anak Nagan Raya, menciptakan lingkungan aman bagi perempuan dan anak serta mendorong kesadaran publik.
-
News •Tragis! Gadis 10 Tahun Tewas Diserang, Kemen PPPA Pastikan Dukungan Keluarga Korban Kekerasan Anak di Kolaka TimurKemen PPPA berkoordinasi untuk memastikan Dukungan Keluarga Korban Kekerasan Anak di Kolaka Timur pasca insiden tragis yang menewaskan gadis 10 tahun. Bantuan psikologis dan hukum disiapkan.
-
News •Tragedi Pilu: Kemen PPPA Sesalkan Kematian Anak Korban Kekerasan di Kolaka TimurKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyampaikan duka mendalam atas kematian seorang anak korban kekerasan di Kolaka Timur. Insiden ini menyoroti urgensi perlindungan anak.
-
News •Tragis! Bocah 10 Tahun Tewas Usai Dianiaya Saat Mengaji, Menteri PPPA Berduka Mendalam Atas Kasus Kekerasan Anak di SultraMenteri PPPA menyampaikan duka cita mendalam atas kasus kekerasan anak di Kolaka Timur yang menewaskan bocah 10 tahun. Pelaku telah ditangkap, akankah keadilan ditegakkan?
-
News •Kasus Perundungan di Donggala: Mengapa Keadilan Restoratif Jadi Pilihan Terbaik untuk Anak?Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Donggala berhasil menyelesaikan kasus perundungan antar pelajar melalui pendekatan Keadilan Restoratif, memastikan kepentingan terbaik anak menjadi prioritas utama.
-
News •Di MTs Sumari, Pemkab Donggala Sigap Beri Pendampingan Korban PerundunganPemkab Donggala bergerak cepat memberikan pendampingan psikologis bagi siswa MTs korban perundungan di Desa Sumari. Simak langkah konkret pemerintah daerah!
-
News •Fakta Mengejutkan: Kasus Kekerasan Meningkat, Parigi Moutong Prioritaskan Perlindungan Anak dan PerempuanMeskipun berstatus Kabupaten Layak Anak, Parigi Moutong menghadapi peningkatan kasus kekerasan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh prioritaskan Perlindungan Anak Parigi Moutong dan perempuan dari berbagai ancaman.
-
News •Terungkap! Ternyata EF Bukan Ayah Kandung Korban Penyiksaan di Kebayoran Lama, Ini Fakta Mengejutkan dari PolriPolri akhirnya mengungkap fakta mengejutkan bahwa EF bukan ayah kandung korban penyiksaan di Kebayoran Lama. Siapa sebenarnya EF dan bagaimana kasus ini terungkap? Simak selengkapnya!
-
News •Tragis: Ayah Tiri Aniaya Balita Hingga Meninggal Dunia di Tapanuli Selatan, Pelaku Jadi TersangkaPolres Tapanuli Selatan telah menetapkan SBP (36) sebagai tersangka kasus ayah tiri aniaya balita hingga meninggal dunia. Apa motif di balik kekejaman ini?
-
News •Fakta Miris: Polres Cianjur Kembangkan Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cianjur, Diduga Dibuang Orang LuarPolres Cianjur tengah mendalami Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cianjur. Bayi malang ini ditemukan dengan kondisi memprihatinkan, memunculkan dugaan kuat dibuang oleh orang tak bertanggung jawab.
-
News •Trivia Kasus: 10 Bulan Tak Jelas, Anggota DPD RI Dampingi Santri Korban Penganiayaan ke LPSK, Soroti Perlindungan Korban PenganiayaanSeorang santri asal Aceh yang menjadi korban penganiayaan didampingi anggota DPD RI ke LPSK guna mendapatkan perlindungan korban penganiayaan. Kasus ini sudah 10 bulan belum ada kejelasan, memicu desakan advokasi.
