Kendari
-
3News •Mahasiswa Kendari Jebol Dinding Kantor DPRDMahasiswa Kendari Jebol Dinding Kantor DPRD. Mahasiswa kendari melakukan pengrusakan dinding Gedung DPRD saat demo menentang usulan perubahan undang-undang hukum pidana dan rencana untuk melemahkan komisi antikorupsi.
-
7News •Isak tangis kerabat warnai sidang vonis Asrun dan AdriatmaIsak tangis kerabat warnai sidang vonis Asrun dan Adriatma. Asrun bersama anaknya yang juga Wali Kota Kendari nonaktif, Adriatma Dwi Putra, ditetapkan bersalah dan dijatuhi hukuman 5 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 250 juta.
-
5News •Asrun dan Adriatma Dwi Putra jalani sidang lanjutanAsrun dan Adriatma Dwi Putra jalani sidang lanjutan. Terdakwa kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkot Kendari menjalani sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi meringankan yang dihadirkan penasihat hukum.
-
6News •Mantan Kepala BPKAD Kendari usai jalani pemeriksaan lanjutanMantan Kepala BPKAD Kendari usai jalani pemeriksaan lanjutan. Fatmawati Faqih diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018.
-
5News •Cagub Sulawesi Tenggara jalani pemeriksaan lanjutan di KPKCagub Sulawesi Tenggara jalani pemeriksaan lanjutan di KPK. Asrun diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Kendari tahun anggaran 2017-2018. Selain itu, KPK juga memeriksa tersangka Wali Kota Kendari nonaktif, Adriatma Dwi Putra, yang merupakan putra Asrun.
-
6News •Wali Kota Kendari usai jalani pemeriksaan lanjutanWali Kota Kendari usai jalani pemeriksaan lanjutan. Adriatma Dwi Putra diperiksa sebagai tersangka terkait suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018 di wilayah Kota Kendari.
-
7News •Ekspresi diam Hasmun Hamzah usai ditahan KPK terkait suapEkspresi diam Hasmun Hamzah usai ditahan KPK terkait suap. KPK resmi menahan Hasmun Hamzah bersama Cagub Sultra Asrun dan anaknya Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan mantan Kepala BPKAD Kendari Fatmawati Faqih terkait kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018.
-
8News •Resmi ditahan KPK, mantan Kepala BPKAD Kendari tebar senyumanResmi ditahan KPK, mantan Kepala BPKAD Kendari tebar senyuman. KPK resmi menahan Fatmawati Faqih terkait kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018. Dia ditahan bersama Cagub Sultra Asrun dan anaknya Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra serta Hasmun Hamzah, pemilik dan Direktur PT Indo Jaya.
-
7News •Ekspresi Cagub Sultra Asrun bersama anaknya saat resmi ditahan KPKEkspresi Cagub Sultra Asrun bersama anaknya saat resmi ditahan KPK. KPK akhirnya resmi menahan Cagub Sultra Asrun bersama anaknya Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra terkait suap proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2017-2018.
-
7News •KPK tetapkan Wali Kota Kendari dan ayahnya sebagai tersangka suapKPK tetapkan Wali Kota Kendari dan ayahnya sebagai tersangka suap. KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka, yaitu mantan Kepala BPKAD Kendari Fatmawati Faqih serta Direktur PT Indo Jaya dan PT Sarana Bangun Nusantara Hasmun Hamzah terkait suap pengadaan barang dan jasa di Kendari.
-
8News •Wali Kota Kendari dan ayahnya tutupi wajah saat terciduk KPKWali Kota Kendari dan ayahnya tutupi wajah saat terciduk KPK. Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan ayahnya yang merupakan Cagub Sulawesi Tenggara Asnur terjaring operasi tangkap tangan. Mereka akan menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam.
