Pemulihan Ekonomi Nasional
-
Ekonomi •Jokowi: Transformasi Digital Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi GlobalMenurutnya, ekonomi digital adalah kunci kelangsungan ekonomi masa depan dan membuka peluang masyarakat kecil menjadi bagian dari rantai pasok global. Saat ini, ekonomi digital menyumbang 15,5 persen PDB global.
-
Ekonomi •Sri Mulyani: Ekonomi Global Sedang Rapuh, Kita Harus Tetap WaspadaKata Sri Mulyani, banyak pembuat kebijakan saat ini dihadapkan dengan ketidakpastian, sehingga sulit menentukan kebijakan, baik itu secara fiskal maupun moneter.
-
Ekonomi •Dunia Masih Butuh USD10 Miliar untuk Mitigasi PandemiMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dunia masih membutuhkan dana USD 10 miliar untuk menghadapi potensi pandemi di masa depan. Sebab total kebutuhannya mencapai USD 30,3 miliar untuk semua negara dunia.
-
Ekonomi •Dana FIF USD1,4 M Masih Kurang Hadapi Gelombang Pandemi SelanjutnyaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan ada tiga negara baru yang menjadi pendonor Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) atau Pandemic Fund. Mereka adalah Australia, Prancis dan Arab Saudi.
-
Ekonomi •Angka Pengangguran RI Turun ke 5,86 Persen, Ekonomi Membaik?Per Agustus 2022, BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun menjadi 5,86 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan pada Agustus 2021 sebesar 6,49 persen.
-
Ekonomi •Penyerapan Dana PEN Capai Rp256 Triliun per 28 Oktober, Ini Rincian PenggunaannyaRealisasi dana PEN untuk kluster kesehatan tercatat Rp43,3 triliun. Terdiri dari klaim pasien Rp25,3 triliun, insentif tenaga kesehatan Rp2,7 triliun, vaksinasi Rp1,7 triliun, dan dukungan APBN termasuk dana desa untuk penanganan Covid-19 Rp10,6 triliun.
-
Sumut •Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemkab Deli Serdang Percepat Akses Keuangan DaerahDalam mendukung target inklusi sebesar 90 persen di tahun 2024 dan sebagai bentuk dukungan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lakukan percepatan akses keuangan daerah.
-
Ekonomi •Pentingnya Kerja Sama Internasional Pulihkan Ekonomi dari Sektor UMKMSektor Usaha Kecil Menengah (UKM), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan Usaha Mikro (UMi) adalah bidang yang paling terdampak pandemi, namun di sisi lain, sektor ini telah terbukti menjadi sektor potensial bagi upaya pemulihan pasca pandemi.
-
Ekonomi •Antusiasme Masyarakat untuk Berwisata Mulai PulihAntusiasme masyarakat Indonesia dalam berwisata dan melakukan perjalanan mengalami peningkatan dibandingkan 2 tahun lalu. Dengan peningkatan perjalanan baik di ranah domestik dan internasional telah menunjukkan bahwa kondisi masyarakat Indonesia sedang mengalami pemulihan.
-
Ekonomi •Sri Mulyani Bersyukur Penyerapan Dana PEN Masih Rendah, Kenapa?Kementerian Keuangan mencatat realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai 14 Oktober 2022 sebesar Rp 240,8 triliun, baru mencapai 52,9 persen dari alokasi Rp 455,62 triliun.
-
Ekonomi •Strategi Pemerintah Kebut Pemulihan Sektor Perdagangan, Pariwisata dan InvestasiMendag mengungkapkan, selain krisis akibat pandemi Covid-19, dunia juga menghadapi krisis iklim. Salah satu dampak nyata akibat krisis iklim yang dihadapi adalah intensitas kejadian bencana. Krisis iklim tersebut berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi Indonesia.
-
Ekonomi •Moeldoko: Nilai Ekspor RI di 2022 Lebih Baik Dibanding Tahun LaluKepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, nilai ekspor Indonesia pada bulan Januari sampai Agustus 2022 mencapai Rp194,60 miliar atau naik 35,42 persen dibanding pada tahun 2021. Hal itu merupakan salah satu capaian kinerja pemerintahan Presiden Jokowi pada 2022.
-
Ekonomi •LPEI Catat Telah Beri Kontribusi 8 Persen ke Ekspor Barang NasionalSelain itu, penyerapan tenaga kerja atas aktivitas debitur LPEI termasuk supply chain debitur LPEI dari hulu hingga ke hilir secara total sebesar 50 orang per Rp1 miliar.
-
Ekonomi •Sri Mulyani Ajak Bank Dunia Terlibat Pulihkan Ekonomi RIDia mengajak Bank Dunia untuk terlibat dalam mewujudkan berbagai agenda prioritas Indonesia mulai dari pemulihan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, hingga mitigasi perubahan iklim.
-
Ekonomi •Festival Ekonomi Syariah 2022 Bukukan Kesepakatan Bisnis Hingga Rp9,43 TGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2022 di 3 wilayah di Indonesia telah berhasil mendapat kesepakatan bisnis senilai Rp 9,43 triliun. Capaian ini meningkat sekitar Rp 2 triliun dari gelaran yang sama tahun lalu.
-
Ekonomi •Digitalisasi Mampu Pulihkan Ekonomi Yogyakarta dengan CepatDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu rumah dalam penyelenggaraan rangkaian acara Presidensi G20 Tahun 2022. Pada hari ini dilaksanakan Simposium Tingkat Tinggi G20 GPFI: Memanfaatkan Digitalisasi untuk Meningkatkan Produktivitas, Berkelanjutan & Inklusif Ekonomi Perempuan, Pemuda, dan UMKM.
-
Ekonomi •Masyarakat Butuh Healing Usai 2 Tahun Pandemi, Sektor Pariwisata Mulai PulihTravel Industry Analyst Google, Vania Anindiar, mengungkapkan ketika masa pandemi kebutuhan masyarakat untuk healing naik berkali lipat sepanjang tahun 2021. Pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penelusuran topik travel yang mengandung kata "healing" meningkat 500 persen lebih (yoy).
-
Ekonomi •Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Lebih Baik dari Negara ASEAN dan G20, Ini AlasannyaMelihat dari prestasi yang dicapai Indonesia pasca pandemi, seperti perolehan Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun lalu yang bisa menyentuh level normal seperti sebelum pandemi.
-
Ekonomi •Deretan Perusahaan Ini Siap Ramaikan TBN Asia Bali Hybrid Conference 2022Konferensi ini akan mempertemukan kewirausahaan sosial, para investor yang memberikan dampak positif ke masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan juga individu-individu yang terlibat dengan ekosistem sosial.
-
Ekonomi •Menteri Sri Mulyani: Tingkat Kemiskinan Telah Turun Lebih Rendah dari 2020Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, momentum pemulihan ekonomi masih cukup kuat terlihat dari tingkat kemiskinan yang terus menurun. Sebelumnya tingkat kemiskinan sempat memuncak hingga 10,4 persen.
