timur tengah
-
Ekonomi •Diplomasi Energi: Instrumen Vital Indonesia Jaga Ketahanan Nasional di Tengah Geopolitik GlobalPakar energi Arcandra Tahar menegaskan diplomasi energi krusial bagi ketahanan nasional Indonesia. Strategi ini penting di tengah gejolak geopolitik global dan ancaman pasokan energi.
-
News •Haji sebagai Diplomasi Damai: MPR RI Dorong Penghentian Perang AS-Iran Demi Keselamatan JemaahWakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyerukan agar ibadah haji dijadikan momentum diplomasi damai untuk menghentikan konflik AS-Iran, demi menjamin keselamatan jemaah haji dari seluruh dunia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan keberkahan bagi semu
-
News •Australia Tegaskan Komitmen Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka Demi Pasokan GlobalMenteri Pertahanan Australia Richard Marles menegaskan komitmen negaranya untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, mengingat gangguan di jalur vital ini berdampak serius pada pasokan bahan bakar global.
-
News •Lebanon dan Israel Gelar Pembicaraan Langsung Gencatan Senjata di WashingtonLebanon dan Israel memulai negosiasi langsung untuk mencapai gencatan senjata, menandai "jalur baru" dalam upaya mengakhiri konflik di tengah serangan yang terus berlanjut.
-
News •Praktisi Soroti Pentingnya Penguatan Hubungan Indonesia Iran di Tengah Gejolak GeopolitikDirektur Eksekutif Synergy Policies Dinna Prapto Raharja menyoroti urgensi penguatan Hubungan Indonesia Iran serta solidaritas global di tengah gejolak geopolitik akibat serangan di Timur Tengah.
-
News •Turki Berupaya Lanjutkan Mediasi Perundingan AS-Iran, Tawarkan Jadi Tuan Rumah Putaran BaruTurki aktif berupaya melanjutkan mediasi perundingan AS-Iran yang sempat terhenti, menyoroti pentingnya jalur diplomatik di tengah ketegangan terbaru di Selat Hormuz.
-
News •CENTCOM AS Resmi Mulai Blokade Selat Hormuz Setelah Perundingan dengan Iran GagalKomando Pusat AS (CENTCOM) resmi memulai blokade Selat Hormuz pada 13 April menyusul kegagalan perundingan dengan Iran. Langkah ini, atas arahan Presiden Trump, berpotensi memicu ketegangan geopolitik di kawasan strategis tersebut.
-
News •Pezeshkian: Iran Siap Capai Kesepakatan Adil dengan AS demi Stabilitas KawasanPresiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan negaranya untuk mencapai kesepakatan adil dengan Amerika Serikat, menegaskan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam negosiasi Kesepakatan Iran AS.
-
News •Survei Ungkap Hampir 70 Persen Warga AS Khawatir Konflik AS-IranSurvei YouGov dan CBS News mengungkap hampir 70 persen Warga AS Khawatir Konflik AS-Iran, merasa tertekan, dan tidak puas dengan penanganan pemerintah.
-
News •Iran Tegaskan Sikap Teguh Pertahankan Selat Hormuz dan Tuntut Kompensasi Pasca-Perundingan ASWakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menegaskan kembali sikap teguh negaranya dalam mempertahankan hak di Selat Hormuz dan menuntut kompensasi, menyusul perundingan tanpa kesepakatan dengan AS.
-
News •Iran Targetkan Pemulihan 80 Persen Kapasitas Kilang Minyak Pasca-SeranganIran menargetkan pemulihan 70-80 persen Kapasitas Kilang Minyak yang rusak dalam satu hingga dua bulan setelah serangan AS-Israel. Simak detail target ambisius ini.
-
News •Dubes Iran Klaim Kemenangan Perang 40 Hari, AS Terima 10 Tuntutan Gencatan Senjata TeheranDuta Besar Iran untuk Indonesia mengklaim kemenangan negaranya setelah 40 hari berperang melawan AS dan Israel, dengan AS "terpaksa" menerima 10 tuntutan gencatan senjata yang diajukan Teheran, menjadi dasar negosiasi mendatang.
-
News •Iran Terima Pakistan sebagai Mediator Dialog Damai dengan Amerika SerikatRepublik Islam Iran telah menerima tawaran Pakistan sebagai mediator dialog damai dengan Amerika Serikat, didasari itikad baik dan langkah konkret Pakistan dalam mewujudkan gencatan senjata.
-
News •Belum Ada Klaim Asuransi untuk Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat HormuzTugu Insurance menyatakan belum menerima klaim terkait dua Kapal Pertamina Selat Hormuz yang tertahan. Risiko perang di Timur Tengah meningkatkan premi, namun klaim hanya berlaku jika ada kerusakan material.
-
News •Pakistan Tegaskan Dukungan Kuat untuk Solusi Dua Negara PalestinaDuta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap solusi dua negara sebagai jalan maju penyelesaian konflik Palestina-Israel, sebuah dukungan penting bagi perdamaian.
-
News •D-8 Aktif dalam Mediasi Konflik Iran, Indonesia Prioritaskan Ekonomi HalalOrganisasi Kerja Sama Ekonomi D-8, dengan anggota seperti Pakistan, Turki, dan Mesir, aktif dalam upaya mediasi D-8 Timteng untuk meredakan ketegangan konflik Iran. Sementara itu, Indonesia memegang keketuaan D-8 dengan fokus pada penguatan ekonomi halal.
-
News •Iran Terkendala Pembukaan Penuh Selat Hormuz Akibat Ranjau Laut HilangIran menghadapi tantangan serius dalam membuka kembali sepenuhnya jalur vital Selat Hormuz karena ranjau laut yang dipasang hilang dan kemampuan pembersihan yang terbatas, membatasi lalu lintas kapal.
-
News •IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa Akibat Gejolak Timur TengahKepala IEA Fatih Birol mengeluarkan peringatan serius mengenai potensi kekurangan solar dan kerosin di Eropa dalam beberapa minggu mendatang, dipicu oleh ketidakstabilan di Timur Tengah. Situasi ini bisa menjadi kritis bagi beberapa negara.
-
News •Rupiah Tertekan di Tengah Gejolak Timur Tengah dan Sinyal Kebijakan The FedNilai tukar Rupiah tertekan akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan sinyal kebijakan suku bunga The Fed. Simak analisis lengkap mengenai faktor-faktor pemicunya.
-
Politik •Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI untuk Oman dan YamanPresiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, menandai langkah penting dalam diplomasi Indonesia di Timur Tengah.
