Tragedi Kanjuruhan
-
News •Kapolri: Ahli Dilibatkan Dalami Gas Air Mata Kedaluwarsa saat Tragedi KanjuruhanMenurut dia, pemeriksaan mendalam itu melibatkan sejumlah ahli kesehatan, pakar toksologi, dan ahli kimia.
-
News •Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas Pastikan Persoalan Gas Air Mata Dalam PembahasanKomisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendalami terkait penggunaan gas air mata oleh polisi saat penanganan Tragedi Kanjuruhan. Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto mengatakan, persoalan gas air mata itu masih dalam pembahasan.
-
News •Mahfud MD: Tugas TGIPF Tragedi Kanjuruhan Rampung, Dilaporkan ke Presiden Besok SiangKetua TGIPF Tragedi Kanjuruhan itu meminta maaf kepada awak media karena isi laporan itu belum bisa dibuka ke publik sebelum laporan tersebut disampaikan kepada presiden.
-
Wartawan Digocek Lagi: Diminta ke Lantai 3 Komnas HAM, Eh Iwan Bule Nyelonong Lewat Pintu DepanWartawan Digocek Lagi: Diminta ke Lantai 3 Komnas HAM, Eh Iwan Bule Nyelonong Lewat Pintu Depan
-
News •Iwan Bule Didesak Mundur, Exco PSSI: Kalau Mundur Tidak JantanIwan Bule yang tidak ikut jumpa pers untuk mengikuti pertemuan antara PSSI, dengan FIFA dan AFC terlihat hanya mengepalkan tangan seraya minta maaf untuk selanjutnya menyerahkan seluruh pertanyaan, termasuk desakan mundur ke Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sonhadji.
-
News •LPSK: Tidak Semua Korban Kanjuruhan Dirawat di Rumah SakitWakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, informasi soal indikasi banyaknya korban luka yang melebihi data itu didapat dari hasil investigasi mandiri kepada penonton maupun korban.
-
News •LPSK Ungkap Kondisi Perempuan Korban Tragedi Kanjuruhan Sebelum Meninggal di RSKepergian Helen, menjadi catatan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dari catatan LPSK, Helen menjadi korban pertama yang meninggal ketika menjalani perawatan di rumah sakit (RS).
-
News •Shin Tae-yong Berencana Mundur, Jokowi: TGIPF Belum Laporan, Jangan Kemana-mana DuluPresiden Joko Widodo berencana akan menyampaikan informasi terbaru mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (14/10) nanti.
-
News •LPSK Temukan Panpel Tidak Jalankan Simulasi Pengamanan Arema vs PersebayaHasil tersebut didapati oleh LPSK setelah melakukan dialog dengan beberapa pihak, termasuk aparat kepolisian. Di mana diakui jika panitia penyelenggara maupun aparat kepolisian tidak melakukan simulasi terlebih dahulu.
-
News •Tak Ada Iklan Rokok dalam Liga 1Jika pun saat pertandingan kemarin kebetulan muncul iklan rokok. Siwi memastikan tidak ada kaitannya dengan program Liga 1. Karena sesuai aturannya, iklan rokok memang diperbolehkan muncul di atas pukul 21.30 Wib. Sehingga segala program yang tayang di jam itu, bisa saja muncul iklan rokok.
-
News •LPSK: Gas Air Mata Penyebab Tragedi Kanjuruhan & Polisi Tak Tahu Larangan FIFASebanyak 132 orang Aremania tewas dalam tragedi Kanjuruhan tersebut.
-
News •Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Penuhi Panggilan Komnas HAMKomisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam menerangkan, pada pemeriksaan kali ini pihaknya fokus memperdalam tata kelola sepakbola, hubungan sepakbola dengan keamanan.
-
News •LPSK: Korban Tragedi Kanjuruhan Berhak Tuntut Ganti Rugi ke TersangkaMenurut Hasto, setiap korban dari tragedi Kanjuruhan, Malang bisa meminta ganti rugi berdasarkan kerugian yang dialami mereka, baik kerugian fisik maupun materi.
-
News •LPSK: Petugas Tinggalkan Ring 1 usai Pertandingan Arema, Picu Suporter Masuk LapanganEdwin mengatakan perpindahan pasukan penjaga pertandingan yang meninggalkan lokasi ring satu dimulai satu menit usai peluit panjang tanda akhir pertandingan Arema Fc Vs Persebaya selesai.
-
Jatim •Dilaporkan Polisi karena Sebut Aremania Sok Jago, Ini Tanggapan Ade ArmandoSuporter klub sepak bola Arema FC, Aremania melaporkan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando terkait pernyataan ‘suporter sok jago’ saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kota Malang, Jawa Timur. Begini tanggapan Ade Armando.
-
Trending •Mengenang Tragedi Victoria Hall Tewaskan 183 Anak di Inggris, Mirip di KanjuruhanTragedi Victoria Hall di Inggris menewaskan 183 anak-anak
-
News •Viral Tuding Aremania Mabuk saat Tragedi Kanjuruhan, Perempuan Bakul Dawet Minta MaafSeorang perempuan yang mengaku sebagai "Bakul Dawet" meminta maaf kepada salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Nawi (Iwan) Curva Nord. Video permohonan maaf itu tersebar luas di berbagai platform media sosial.
-
News •Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Ada 20 Orang Mengajukan Permohonan PerlindunganManeger menyampaikan, pihak yang mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK itu tiga di antaranya berusia pelajar dan sisanya berusia 18 tahun atau dewasa.
-
News •Ikut Bertanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Iwan Bule Dipanggil Komnas HAM"Kami meminta semua dokumen yang terkait dengan penyelenggaraan pertandingan Arema melawan Persebaya. Kemarin dibawa termasuk juga dokumen-dokumen pendukung lainnya misalnya statuta PSSI maupun juga kebijakan-kebijakan internal," kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara.
-
Jatim •Polres Malang Akui Salah dan Minta Maaf ke Keluarga Korban Kanjuruhan, Ini FaktanyaKapolres Malang dan Ketua Bhayangkari melakukan takziah ke rumah beberapa korban meninggal pada tragedi Kanjuruhan. Ini faktanya.
