Warisan Budaya Tak benda
-
News •Tradisi Bubus Mangkung Lombok Timur Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak BendaTradisi pengobatan Bubus Mangkung di Desa Jerowaru, Lombok Timur, resmi ditetapkan Kementerian Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak Benda, menandai pengakuan penting bagi budaya Sasak.
-
News •Bangka Barat Usulkan Tradisi Taber Laot Rambat sebagai Warisan Budaya Tak BendaDinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat mengusulkan tradisi Taber Laot Rambat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Tradisi turun temurun ini adalah wujud syukur dan komitmen menjaga keseimbangan alam.
-
News •Gebyar Seni Budaya Setu Babakan Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, Lestarikan Tradisi BetawiSambut HUT ke-499 Jakarta, Gebyar Seni Budaya Setu Babakan hadirkan ragam kesenian tradisional, kuliner Betawi, dan pertunjukan kolaboratif. Jangan lewatkan perayaan budaya ini!
-
News •Grebeg Suro Ponorogo 2026 Resmi Dibuka, Meriahkan Budaya dan Pariwisata DaerahGrebeg Suro Ponorogo 2026 resmi dibuka, mengawali FNRP ke-31 dan FRR ke-22. Perayaan ini memadukan spiritualitas dan budaya lokal, menawarkan 29 agenda untuk pelestarian serta peningkatan pariwisata.
-
News •Pelestarian Seni Kutai Tarsul: Antara Perlindungan dan Tantangan PengembanganUpaya pelestarian Seni Kutai Tarsul, nyanyian tradisional Kutai, masih terfokus pada perlindungan dan belum menyentuh fase pengembangan, memicu kekhawatiran akan masa depannya.
-
Politik •Waka MPR Dorong Pembangunan Berbasis Data Kebudayaan Akurat, Dorong Partisipasi Aktif MasyarakatWakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya Data Kebudayaan Akurat sebagai fondasi pembangunan nasional berkelanjutan, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dan digitalisasi warisan budaya.
-
News •Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan Bay Tat WBTB 2025, Kuliner Khas Resmi Diakui NasionalKuliner khas Bengkulu, Bay Tat WBTB, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025, menandai komitmen Pemkot Bengkulu melestarikan identitas daerah dan menarik perhatian pembaca pada kekayaan budaya Indonesia.
-
News •Pemkab Padang Pariaman Catat 98 Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Warisan SejarahPemerintah Kabupaten Padang Pariaman serius melestarikan sejarah dengan mencatat 98 Cagar Budaya periode 2022-2025, termasuk Makam Syekh Burhanuddin yang telah menjadi Cagar Budaya Nasional.
-
News •Ngabuburit Penuh Makna: Geotheater Sumedang Hidupkan Kembali Budaya Sumedang Lewat Tarawangsa di Bulan RamadanDi tengah senja Ramadan, Geotheater Rancakalong menjadi pusat perjumpaan seni, budaya, dan dakwah. Ngabuburit di Sumedang kini lebih dari sekadar menunggu buka puasa, melainkan momentum merawat identitas dan mengukuhkan Budaya Sumedang sebagai Puseur Buda
-
News •Disbudpar Cianjur Ajukan Dua Tradisi Lokal sebagai Warisan Budaya Tak BendaDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur mengusulkan tradisi Seka Banda dan Kuramasan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, upaya melestarikan Tradisi Cianjur Warisan Budaya Tak Benda yang sarat nilai sejara
-
News •Samarinda Perkuat Perlindungan Identitas Bangsa Melalui Karya Budaya LokalPemerintah Kota Samarinda serius dalam upaya Perlindungan Identitas Bangsa dengan mengukuhkan empat karya budaya lokal sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI), memastikan keberlanjutan nilai luhur daerah.
-
News •PSN dan LKB Berjuang Jadikan Konde Cepol Betawi Warisan Budaya Tak Benda DKI JakartaPecinta Sanggul Nusantara (PSN) dan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) berupaya keras agar Konde Cepol Betawi diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda DKI Jakarta, demi melestarikan tradisi dan mendukung perajin lokal.
-
News •Trenggalek Usulkan Kuliner Sego Gegok Jadi Warisan Budaya Tak Benda 2026, Siap Bersaing di Tingkat NasionalDinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek mengusulkan kuliner khas Sego Gegok sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2026. Simak mengapa Trenggalek yakin Sego Gegok layak diakui!
-
News •500 Jukung Meriahkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, Dorong Ekonomi LokalRibuan pengunjung memadati Sungai Martapura saat 500 jukung berpartisipasi dalam Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, ajang pelestarian budaya dan penggerak ekonomi kreatif.
-
News •500 Jukung Meriahkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, Dorong Ekonomi LokalRibuan pengunjung memadati Sungai Martapura saat 500 jukung berpartisipasi dalam Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, ajang pelestarian budaya dan penggerak ekonomi kreatif.
-
News •500 Jukung Meriahkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, Dorong Ekonomi LokalRibuan pengunjung memadati Sungai Martapura saat 500 jukung berpartisipasi dalam Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025, ajang pelestarian budaya dan penggerak ekonomi kreatif.
-
News •Fakta Unik Rateeb Meuseukat Aceh: Tari Dakwah Islam yang Kini Jadi Warisan Budaya Tak Benda 2025Kementerian Kebudayaan menetapkan Rateeb Meuseukat Aceh, tari tradisional Nagan Raya yang sarat dakwah, sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025. Apa keunikan tari ini?
-
News •Fakta Unik Tenun Sekomandi, Warisan 500 Tahun dari Sulawesi Barat yang Sarat Makna SpiritualTenun Sekomandi, warisan budaya berusia lebih dari 500 tahun dari Sulawesi Barat, bukan sekadar kain biasa. Simak keunikan, makna spiritual, dan proses pembuatannya yang memukau!
-
Sumut •Mengenal Nandong, Seni Tutur Ungkapan Isi Hati dari Kepulauan SimeulueNandong sendiri merupakan kesenian tutur dari hasil budaya diaspora antara Minangkabau dan Simeulue.
-
Ekonomi •Proses Pengakuan Kebaya Jadi Warisan Budaya oleh UNESCO Tak MudahPemerintah telah mengajukan kebaya sebagai warisan tak benda (intangible heritage) ke UNESCO melalui mekanisme single nomination. Ini menanggapi terjadinya kontroversi yakni negara Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.
