Rudi Rubiandini yang ditunjuk menjadi kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) dan Susilo Siswoutomo yang dipercaya menjadi wakil menteri ESDM akan dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pekan depan.
Setelah dilantik nanti, Presiden menginstruksikan keduanya segera menjalankan tugas dan kewajibannya masing-masing. "Selasa (15/1) akan saya lantik dan langsung mengawali tugas," ungkap Presiden SBY saat konfrensi pers di Istana Negara, Jumat (11/1).
Presiden menunjuk Rudi menjadi kepala SK Migas dengan pertimbangan yang matang. Rudi dianggap cakap dan mampu menjalankan lembaga baru pengganti BP Migas yang sudah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.
Kepala Negara mengatakan, ada beberapa calon yang diajukan sebagai calon kepala SK Migas. Namun, pilihannya jatuh pada sosok Rudi yang juga mantan Deputi Operasional BP Migas.
Presiden menilai Rudi punya pengalaman yang cukup untuk mengawal sektor migas nasional. "Dari sekian banyak calon dengan fit and proper tes saya tetapkan bahwa Rudi menjadi kepala SK Migas. Yang bersangkutan pernah menjabat di BP Migas selama 3 tahun jadi sudah mempunyai gambaran untuk tugas dan tantangan," tegas Presiden.
Proses serupa juga dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi wamen ESDM yang ditinggalkan Rudi. Susilo Siswoutomo dipilih setelah melakukan serangkaian test. Susilo Siswoutomo dipilih karena pengalamannya di sektor energi dan migas.
"Melalui pengamatan, interview dan fit and proper test, saya mengangkat Susilo Siswoutomo. Sekarang staf khusus menteri ESDM. memiliki pengalaman yang panjang di bidang energi dan relatif lengkap di migas," jelasnya.
