Dalam waktu dekat, Grup Lippo berencana melepas saham PT Link Net Tbk (LINK). Setidaknya sudah ada tiga perusahaan yang bakal bertarung memperebutkan saham perusahaan penyedia jasa internet tersebut. Tiga perusahaan yang membidik saham Link Net antara lain PT Indosat, PT XL Axiata dan MNC Grup.
PT XL Axiata Tbk (EXCL) tidak menampik kabar yang menyebut rencana perusahaan mencaplok sebagian saham Link Net. Sekretaris Perusahaan EXCL, Turina Farouk mengaku masih melakukan kajian potensi bisnis Link Net.
"Saat ini XL masih dalam tahap penjajakan untuk menelaah potensi bisnis dan aset Link Net," ujarnya ketika dihubungi PulseFeed, Jakarta, Kamis (2/7).
Turina membeberkan alasan perusahaannya ikut dalam pertarungan perebutan saham Link Net. Menurutnya, langkah ini sebagai bagian dari diversifikasi bisnis perusahaan ke arah Fixed Connectivity.
"XL melihat adanya potensi pertumbuhan di industri ini serta kemungkinan untuk menghadirkan layanan fixed-mobile yang terintegrasi bagi pelanggan," jelas dia.
Direktur Utama Indosat Alexander Rusli juga tidak menutupi kemungkinan perusahaannya ikut mencaplok saham Link Net. Rusdi mengungkapkan alasannya.
"Kami masih melihat saham ini ke depannya tapi memang saham Link Net banyak peminatnya," tambahnya.
Namun, kata dia, sejauh ini pihaknya belum menjalin pembicaraan lebih lanjut dengan pihak Link Net.
"Belum ada progress untuk akuisisi Link Net, sampai saat ini juga belum due diligence," kata dia.
Sementara pihak MNC hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi.
Seperti diketahui, PT Media Nusantara Citra dan PT Indosat bertarung dalam rencana akuisisi saham penyedia jasa internet, PT Link Net. Per Maret 2015, PT First Media milik Grup Lippo dan CVC Capital Partners menguasai 67,3 persen saham Link Net.
Dilansir dari Reuters, menurut Direktur First Media Richard Kartawijaya, pihaknya memang ingin menjual sahamnya di Link Net.
Gayung bersambut, CEO Indosat Alexander Rusli tertarik dengan kemungkinan pembelian saham ini dan tengah mengkajinya. "Kita sedang mempelajari apakah ini investasi yang bagus atau tidak untuk kita," tuturnya.
Investor Relations Manager MNC, Christy Kusuma Atmaja, juga tengah menjajaki kemungkinan pembelian saham Link Net. "Kita mengincar Link Net karena ini yang tengah dijual untuk (penyedia) layanan broadband," ujarnya.
