Kementerian Perindustrian melihat buruknya kondisi global hingga saat ini tidak berpengaruh terhadap perkembangan industri dalam negeri. Buktinya, hingga Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia 70 tahun, pemerintah mengklaim bahwa ada pertumbuhan tren positif di sektor industri.
Menteri Perindustrian Saleh Husin menjelaskan, kondisi tersebut terlihat dari pertumbuhan kuartal II-2015 industri non-migas mampu tumbuh sebesar 5,27 persen, atau naik tipis dibandingkan kuartal I yang sebesar 5,21 persen. Maka dari itu, pihaknya merasa percaya diri menghadapi pasar tunggal Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
"Ini suatu harapan yang baik bahwa industri kita akan tumbuh dengan sendirinya dan mengangkat pertumbuhan ekonomi itu sendiri," kata Saleh di Jakarta, Senin (7/8).
Meski sudah bisa berkembang dengan baik, Saleh mendorong industri agar mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Sehingga keberadaan industri di dalam negeri bisa rasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Industri bisa lebih bersaing, lebih kuat dan dapat mensejahterakan masyarakat kita. Salah satu caranya tentu kita saling bahu membahu sehingga industri kita bisa tumbuh pesat," terangnya.
