Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini semua negara pada posisi yang sangat sulit termasuk di Amerika dan Eropa. Dia menyebut semua harga-harga kebutuhan pokok di negara-negara maju membumbung tinggi.
"Negara maju yang namanya Amerika Eropa semua negara di sana pada posisi yang sangat sulit, baik pertumbuhan ekonomi maupun inflasinya. Harga-harga membumbung tinggi," kata Jokowi dalam Rapimnas relawan JAMAN dilihat melalui YouTube Podcast Jaman, Selasa (29/8).
Merdeka.com
Advertisement
Bahkan, Jokowi mengungkapkan, ada satu negara di Eropa yang sekarang harga energinya naik hingga 700 persen.
"Bahkan ada salah satu negara di Eropa yang sekarang ini harga energinya, harga listrik gas bensin naiknya sampai 700 persen. Bayangkan. Di sini naik 10-15% demonya 3 bulan. Itu 700 persen mau demo berapa tahun," ujar Jokowi.
Advertisement
Jokowi bersyukur, angka inflasi RI bisa dikendalikan diangka 3,1 persen.
Kemudian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II masih tumbuh 5,17 persen dan termasuk tiga terbaik dunia.
"Ekonomi yang baik sekarang ini yang di G20 Indonesia, India, RRT China. Yang lain-lain sangat berat. Sekali lagi, dunia penuh tantangan baik itu krisis pangan, krisis energi, baik geopolitiknya, negara-negara banyak konflik," ucapnya.
Merdeka.com
Advertisement
Advertisement
Mantan Wali Kota Solo ini lalu bercerita saat kunjungannya ke Afrika. Dia mengatakan, bahwa Afrika sedang kesulitan air.
"Saya kemarin empat hari ke Afrika, begitu saya melihat di Afrika sekarang lagi kita ini patut bersyukur betul. Urusan air saja mereka sangat sulit sekali, air yang menjadi sebuah kebutuhan utama, pangan apalagi kita patut bersyukur betul," imbuhnya.
Merdeka.com
Advertisement
Sebelumnya, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non Subsidi di SPBU seluruh Indonesia kompak melakukan penyesuaian harga per 1 Agustus 2023.
Advertisement
Tak hanya SPBU Pertamina, dan Shell yang mengalami kenaikan harga, harga BBBM di SPBU BP AKR mengalami kenaikan.
