Kerasnya kota Jakarta tidak membuat Mimit Sumitra kehilangan akal, saking sulitnya mencari pekerjaan dan menjadi pengangguran dia nekat jadi pengedar judi togel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Tetapi sial bagi dirinya. Baru dua pekan menjajal jadi pengedar, dia harus meringkuk di balik jeruji besi."Jadi baru dua pekan, karena dia tidak punya pekerjaan sehingga berdalih menjadi pengedar judi," ujar Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, AkP Riftajudin, Jumat (22/6).Riftajudin menjelaskan, penangkapan Mimit menurut keterangan kepolisian pada pukul 17.30 WIB Kamis malam kemarin (22/6). Dia ditangkap berdasarkan keterangan masyarakat sekitar karena maraknya judi togel di wilayahnya disinyalir berasal dari Mimit. Berdasarkan laporan tersebut, kemudian Pihak Kepolisian menindak lanjuti laporan tersebut.Akhirnya pada malam kemarin, dia berhasil dibekuk dalam operasi penutupan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sedang digalakkan aparat Kepolisian. Dari tangan Mimit, polisi berhasil menyita empat rekapan judi togel, handphone merek Nokia, serta uang tunai sebesar Rp 549 ribu."Setelah kami intai kami tangkap di Pasar Manggis, berikut barang bukti," katanya.Akibat perbuatannya, kini Mimit mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Setiabudi Jakarta Selatan dan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.
2 Pekan jadi bandar togel, Mimit dikandangkan polisi
Polisi berhasil menangkap Mimit dari informasi warga yang resah karena maraknya judi togel.
Advertisement
Rekomendasi
