Amankan malam Natal di DKI, belasan ribu polisi dikerahkan

Khusus Gereja Immanuel dan Katedral, pengamanan akan lebih diperketat.

Sherly Iskandar
Oleh Sherly Iskandar - Reporter
Amankan malam Natal di DKI, belasan ribu polisi dikerahkan
apel operasi lilin 2013. ©2013 PulseFeed/muhammad luthfi rahman

Polda Metro Jaya siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 11.829 personel diturunkan untuk berjaga di gereja dan tempat-tempat keramaian di Jakarta."Polda Metro Jaya untuk Natal siapkan 3.947 personel. Untuk menjaga tempat-tempat ibadah yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Kemudian untuk tahun baru tetap ada kegiatan peribadatan. Kita tambah jumlah personelnya jadi 11.829 totalnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di ruang kerjanya, Senin (22/12).Dia menambahkan, pengamanan dikonsentrasikan di pusat-pusat keramaian di Jakarta seperti Ancol, TMII, Kota Tua, Bunderan HI, dan Monas. Pihaknya juga sudah mendapat laporan izin untuk menyalakan kembang api dengan panjang lebih dari 2 inch."Untuk yang lebih dari 2 inch harus memasukkan izin kepada kami. Yang kurang dari 2 inch tidak usah. Tetapi harus dinyalakan di tempat-tempat yang tidak membahayakan lingkungan sekitar," ujarnya.Rikwanto melanjutkan, untuk Natal ada 309 gereja yang akan mendapatkan pengamanan. Khusus Gereja Immanuel dan Katedral, pengamanan akan lebih diperketat. Karena peribadatan yang dilakukan tidak hanya di tanggal 25 saja. Tetapi sejak tanggal 23 hingga tahun baru. Hal itu dilakukan untuk menjamin rasa aman umat yang sedang beribadah."Untuk semua gereja kita lakukan sterilisasi oleh petugas yang ada. Baik itu dengan peralatan yang memadai, maupun dengan penggeledahan-penggeledahan dan pengecekan-pengecekan sampai ke tempat-tempat terpencil secara manual," sambungnya.Dia menjelaskan, kedua gereja itu dikhususkan karena dulu pernah mengalami ancaman teror. Pengamanan khusus tersebut semata-mata dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada yang beribadah.Dalam pengamanan gereja, katanya, mengaku tidak melibatkan ormas. Namun dia mempersilakan jika ada ormas yang mau bekerjasama dalam pengamanan gereja. Tinggal nanti di lapangan pihaknya akan bersinergi dengan ormas tersebut."Kalau memang ada ormas yang bekerja sama dalam pengamanan gereja, silakan. Ini sudah berlangsung bertahun-tahun seperti GP Anshor. Mereka sudah biasa melakukannya. Mereka koordinasi pada keamanan di dalam gereja. Nanti di lapangan kita sinergi saja," tutupnya.

Rekomendasi