Ahok sebut program CSR bisa berantas mark up anggaran di DKI

Lewat CSR itu pula, Ahok bisa mengetahui harga satuan sebuah barang yang kerap ditutupi jika melaksanakan tender.

Sherly Iskandar
Oleh Sherly Iskandar - Reporter
Ahok sebut program CSR bisa berantas mark up anggaran di DKI
Ahok lantik Djarot Saiful jadi Wakil Gubernur DKI. ©2014 PulseFeed/muhammad luthfi rahman

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kali ini tidak hanya menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) begitu saja. Dia ingin pemberi CSR juga menyediakan perawatan berkala bagi barang yang diberikan pada penerima program CSR tersebut."Dulu kalau mereka nyumbang lampu jalanan, kita terima, terus kalau rusak tanggung jawab kita kan. Kalau sekarang enggak mau. Sekarang harus jamin lampu nyala terus," ujarnya usai bertemu dengan Rekso Group di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/12).Kepada Rekso Group, Ahok tidak hanya meminta bantuan lampu jalan. Dia minta perusahaan tersebut membangun tempat pelatihan untuk pedagang kaki lima."Rekso kita minta bangunan inkubator untuk melatih PKL jadi pintar dagang dan sebagainya. Kita enggak cuma nyumbang tapi melatih orang-orang ini," jelasnya.Ahok mengaku lebih suka memanfaatkan program CSR daripada tender karena prosesnya yang lebih cepat. Dengan CSR juga dia menghindari adanya mark up yang dilakukan segelintir birokrat."Kalau tender lama dan suka mark up. Minta e-budgeting harga satuan enggak mau kasih. Weichai Rp 3 milyar tendernya. Sumbangan Mercy Rp 2,5 milyar. Jadi dengan CSR ini saya tahu harga satuan," paparnya.Mantan Bupati Belitung ini optimis semua perusahaan yang dimanfaatkan program CSR-nya setuju jika dia memberikan banyak permintaan. Namun, dia menjamin tidak akan terjadi politik balas budi karena itu."Semua bahas izin saya upload ke youtube. Saya kasih gak kenal balas budi. Makanya semua rapat saya upload. Orang bisa lihat kenapa saya setuju, kenapa enggak," tuturnya.Meski begitu, tetap ada keuntungan bagi perusahaan yang melaksanakan CSR. "Dia bangga dong. Bisa ngomong ke orang 'gue sumbang, nih'," tutupnya.

Rekomendasi