Dituding tak bayar 15 porsi kerak telor, Djarot sebut ada provokator

Djarot menegaskan tak pernah memesan makanan itu.

Laurel Benny Saron Silalahi
Dituding tak bayar 15 porsi kerak telor, Djarot sebut ada provokator
Wagub Djarot resmikan taman pintar di Pulogadung. ©2015 PulseFeed/muhammad luthfi rahman

Pedagang kerak telor di Pesta Raya Jakarta (PRJ) Senayan, menuding Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, tak membayar setelah memesan 15 porsi kerak telor. Djarot memang datang ke PRJ Senayan pada 30 Mei lalu untuk meresmikan acara itu.Salah satu pedagang, yang tidak mau rugi pun akhirnya meminta kepada pihak penyelenggara yaitu PT Pradana Gransindo Convex untuk segera membayar Rp 300.000. Ketua panitia acara mengaku tidak mengerti perihal keluhan pedagang.Saat dikonfirmasi, Djarot justru membantah kalau dia telah memesan kerak telor tersebut. Djarot menilai itu hanya ulah orang iseng yang memesan dengan menyebut nama wagub."Halah itu kan cuma provokator aja, itu entah kerjaan siapa, biasa orang cari kesempatan," kata Djarot di kantor Balai Kota, Jumat (5/6).Djarot melanjutkan, saat meninjau PRJ Senayan pekan lalu, dia sama sekali tidak memakan dan memesan makanan khas Betawi tersebut."Saya ya tidak pernah pesan kerak telor waktu itu. Provokasi aja itu," pungkasnya.

Rekomendasi