Advertisement
Wajah RPTRA Berseri mulai mengalami pemudaran warna cat pada sejumlah wahana permainan yang tersedia di tempat tersebut.
Advertisement
Kondisi tersebut dapat dilihat dari salah satu wahana permainan anak ini. Lapisan cat terlihat mengelupas oleh usia.
Baca Juga
Pemkot Jakbar Evaluasi Kinerja Gugus Tugas Kota Layak Anak, Perkuat Komitmen Perlindungan Anak
Advertisement
Pijakan anak tangga pada plosotan ini pun juga tampak memudar bahkan salah satu anak tangganya ada yang nyaris jebol.
Advertisement
Meski pudar dan kotor, namun tidak menyurutkan niat anak-anak untuk tetap menggunakan RPTRA yang berada di Petukangan Utara tersebut menjadi tempat bermain.
Baca Juga
Fakta Unik Pemanfaatan Kolong Tol: DKI Jakarta Ubah Jadi RTH Ramah Anak, Targetkan 300 Titik Baru!
Advertisement
Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat setempat membuat sampah-sampah yang dibuang di RPTRA Berseri tidak pada tempatnya.
Advertisement
Hal itu dikarenakan tempat sampah yang tersedia di RPTRA tersebut sudah tidak sanggup menampung jumlah sampah lebih banyak lagi.
Advertisement
Meski begitu, minat anak-anak untuk bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Berseri tak pernah surut.
Advertisement
Keceriaan anak-anak dapat dilihat saat mereka bermain jungkat-jungkit di RPTRA Berseri, Petukangan Utara.
Advertisement
Mereka terlihat ceria mencoba semua permainan yang tersedia di RPTRA Berseri, Petukangan Utara.
