Dikarenakan Sabtu malam (10/5) track sempat diguyur hujan lebat, mengakibatkan lintasan pada pada hari minggu (11/5), menjadi licin dan banyak berlubang.
Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi pembalap-pembalap. Beberapa pembalap mengatakan, akibat cuaca hari minggu mulai terik, hal tersebut menyebabkan tanah menjadi keras dan mulai mengeluarkan debu. Ini menyebabkan lintasan menjadi mulai mengeras dan menjadi licin.
Meski track seperti itu, para pembalap masih bisa melintasi lintasan dengan kecepatan tinggi. Dengan karakteristik lintasan yang licin dan sedikit lebih bergelombang, beberapa pembalap ada yang mengalami insiden seperti terbalik di tikungan.
Untuk menghindari insiden seperti itu, para pembalap dan mekanik tim harus segera melakukan penyesuaian pada suspensi kendaraan dengan kondisi lintasan yang berbeda daripada kemarin.
Beberapa pembalap dapat mencatat waktu lebih baik dari SS sebelumnya, sebagai contoh H. Syamsudin dari tim jhonlin yang dapat mencatat 04:01.372 pada saat SS1, pada saat SS 2 H. Sam dapat mencatat waktu 03:41.570 yang membuat H. Syamsudin menjadi pimpinan group over all FFA dalam ajang MITRA HINO - SMN X-offroad Racing 2014 yang dipromotori oleh PT. Sarana Media Nusantara (SMN) dengan para penggagasnya GT RADIAL, Lupromax, Jhonlin Group dan Indonesia UTV Club (UTVC).
Advertisement
(kpl/fjr)
