Pesawat Susi Air jatuh di pinggir jurang Desa Ritan, Tabang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (26/4) dini hari. Berikut kronologis jatuhnya pesawat jenis Pilatus Porter PK-VVQ itu, seperti diungkapkan Presiden Direktur Susi Air, Susi Pudjiastuti, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (26/4).25 April pukul 12.40 WITAPesawat Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-VVQ lepas landas dari bandara Balikpapan dalam rangka survey di daerah Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Pilot yang membawa pesawat tersebut bernama Jonathan James Willis asal Afrika Selatan dan teknisi customer dengan isi pesawat berupa peralatan survey berupa kamera lidar.25 April pukul 17.29 WITAPesawat melakukan kontak yang memberitahukan pesawat mengalami masalah teknis di fuel system dan akan melakukan pendaratan darurat setelah terbang kurang lebih lima jam. Pesawat pun seharusnya mampu menempuh penerbangan selama tujuh jam karena malam sebelumnya telah diisi bahan bakar sampai penuh. Pada saat melakukan kontak, posisi pesawat kurang lebih 30 KM dari Tabang dengan koordinat 0 deg 25.2' Utara, 116 deg 1,62' timur.25 April 20.30 WITAPihak Susi Air mengirim tim recovery dari PT Rea Kaltim berupa dua mobil tim medis dan dua mobil tim pencari yang dihuni oleh 10 orang.25 April 22.00 WIBTima tanggap darurat Susi Air berangkat ke Balikpapan26 April pukul 03.00 WITABasarnas memberikan informasi kepada tim tanggap darurat Susi air di Balikpapan bahwa pilot dan teknisi customer telah meninggal dunia.26 April pukul 11.00 WITAJenazah pilot berhasil dievakuasi dan dibawa ke Kota Melak, sedangkan jenazah teknisi tersebut masih dalam proses evakuasi dan akan dibawa ke kota Melak.
Kronologi jatuhnya pesawat Susi Air di Kutai Kartanegara
Pesawat jenis Pilatus Porter PK-VVQ itu jatuh di pinggir jurang Desa Ritan, Tabang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Advertisement
Rekomendasi
