Menkum HAM: Grasi Corby bawa dampak luar biasa

Beberapa WNI yang diancam hukuman mati diturunkan menjadi hukuman seumur hidup.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Menkum HAM: Grasi Corby bawa dampak luar biasa
Schapelle Leigh Corby. ©2012 Merdeka.com

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menilai pemberian grasi terhadap terpidana narkoba asal Australia, Schapelle Leigh Corby, membawa dampak luar biasa bagi Indonesia. Salah satu dampaknya yakni, para tahanan anak yang ditahan di Australia dipulangkan ke Indonesia. Bahkan, kata dia, beberapa WNI yang diancam hukuman mati diturunkan menjadi hukuman seumur hidup."(Dampaknya) Oh luar biasa, umpamanya WNI kita di Cina yang tadinya kena hukuman mati alhamdulillah telah turun jadi seumur hidup bahkan ada yang dipenjara. Belasan orang di Malaysia tinggal menunggu saat penggantungan mendapat pengampunan dari dewan raja-raja, bahkan dibebaskan," papar Amir di kantor KemenkumHAM, Jakarta, Jumat (19/10).Amir tak menampik hal tersebut merupakan dampak langsung pemberian grasi terhadap Corby. Hal itu terlihat dari sikap pemerintah Australia yang menaruh perhatian terhadap tahanan anak-anak Indonesia di sana."Seratus lebihlah (tahanannya). Yang dipulangkan itu puluhan. Karena anak di bawah umur itu sesuai UU Australia tak diadili," ujar Amir.Untuk itu, lanjut Amir, pemberian grasi oleh presiden terhadap para narapidana jangan melulu dianggap buruk. Amir pun memaklumi jika hal itu tidak bisa diterima oleh semua pihak."Jadi secara terukur dan hati-hati presiden mencoba memperhatikan satu dua warga negara kita sebagaimana halnya presiden memperhatikan warga negara kita di negara lain yang mengalami masalah yang sama," imbuhnya.

Rekomendasi