Manusia merupakan mahluk Tuhan yang tak bisa hidup sendiri. Karena itu, manusia dijuluki sebagai mahluk sosial yang selalu berbaur.Begitu juga dalam kehidupan pribadinya. Manusia membutuhkan seseorang untuk dijadikan pendamping hidupnya.Meski sebuah pribahasa mengungkapkan jodoh tiap orang telah ditentukan oleh Tuhan, pada kenyataannya tak semua orang mudah mendapatkan jodohnya. Apalagi di era moderen seperti sekarang, tiap orang dituntut bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehingga memiliki kesibukan yang luar biasa.Hal itu menjadi salah satu penyebab mereka kurang memikirkan persoalan jodoh. Namun, seiring bertambahnya umur, mereka akhirnya sadar telah melalaikan urusan jodoh.Berbagai cara pun ditempuh. Salah satunya melalui kontak jodoh yang ada di koran-koran. Para pencari jodoh berharap pasangan yang diidam-idamkannya akan ditemukan dengan cara itu.Kontak jodoh memang banyak menjadi salah satu menu yang disajikan koran-koran di Tanah Air di kolomnya. Tak hanya koran lokal, koran nasional pun menyajikan menu itu di salah satu halamannya.Namun, untuk menjadi anggota di kontak jodoh tersebut, Anda harus memenuhi sejumlah syarat yang diajukan. Misalnya, berusia di atas 27 tahun, belum pernah menikah, bersedia mengirimkan biodata diri ke redaksi koran, mengirimkan kriteria jodoh yang diinginkan dan sebagainya.Setelah semua syarat telah dilengkapi, maka biodata Anda dan jodoh yang Anda impikan akan muncul di rubrik kontak Jodoh. Namun demikian, koran-koran tersebut biasanya hanya memberikan sebuah kode sebagai penganti nama sang pencari jodoh, misalnya S-333.Selain kode, dalam rubrik tersebut juga akan disebutkan jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, etnis, agama, pekerjaan, hobi, sifat yang dimiliki, dan kriteria jodoh yang dicarinya.Jika ada orang yang tertarik dengan Anda, orang itu harus mengirimkan surat ke sebuah alamat yang telah disediakan oleh redaksi korban tersebut. Surat itu lantas akan dikirim pihak koran ke yang bersangkutan.Apabila yang bersangkutan tertarik untuk berkenalan, ia akan mengirimkan surat balasan ke pihak koran yang akan diteruskan ke acara perkenalan. Meski cenderung sepele, rubrik kontak jodoh di koran-koran tersebut setidaknya telah berhasil mempertemukan sang pencari jodoh.Anda berminat untuk mencoba?
Ketika koran menjadi wadah mencari jodoh idaman
Manusia membutuhkan seseorang untuk dijadikan pendamping hidupnya.
Advertisement
Rekomendasi
