Terpidana kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin , meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan korupsinya selama ini. Permintaan maaf mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu juga mengikutsertakan istrinya, Neneng Sri Wahyuni, yang juga menjadi terpidana korupsi."Saya minta maaf atas nama diri saya kepada rakyat indonesia apa yang terjadi pada diri saya dan apa yang terjadi pada istri saya saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia," ujarnya saat diperiksa KPK, Jakarta, Rabu (31/7).Nazaruddin pun berjanji bakal menebus dosanya dengan membongkar siapa saja para pejabat yang korupsi, termasuk mereka yang terlibat dalam kasus yang sama dengannya."Saya berjanji kepada rakyat Indonesia akan saya buka semua kasus yang saya tahu tentang proyek besar yang saya tahu, akan saya buka yang mana selama ini pejabat-pejabat yang bilang bersih padahal koruptor besar, akan saya buka semua nanti detail paketnya apa saja triliunan-triliunan, akan saya sampaikan setelah diperiksa secara detail siapa yang terlibat proyek mana aja semua akan saya kupas secara jelas," ujarnya.Nazaruddin merupakan terpidana kasus suap Wisma Atlet di Palembang. Nazaruddin divonis 4 tahun 10 bulan penjara dan dijebloskan ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur.Saat ini, Nazaruddin tengah diusut terkait dugaan pencucian uang hasil korupsi yang dibelikan saham Garuda Indonesia. Berkas Kasus Nazaruddin yang ditangani penegak hukum lain bakal disatukan dengan berkas perkara di KPK untuk dilimpahkan ke pengadilan.
Jelang Lebaran, Nazaruddin minta maaf kepada rakyat Indonesia
Nazaruddin pun berjanji bakal menebus dosanya dengan membongkar siapa saja para pejabat yang korupsi.
Advertisement
Rekomendasi
