Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di hadapan peserta Konferensi ICAOS, lembaga riset yang melibatkan 11 negara menyebutkan bahwa Aceh masih membutuhkan bantuan internasional. Terutama dalam menjaga dan memelihara perdamaian di Aceh, karena menjaga perdamaian itu jauh lebih sulit dibandingkan menyelesaikan konflik."Memelihara perdamaian itu sangat sulit dibandingkan untuk menyelesaikan konflik," kata Zaini Abdullah, Minggu malam (16/11) pada acara pembukaan konferensi ICAOS di Pendopo sekira pukul 22.00 WIB.Dikatakannya, menjaga perdamaian itu tidak semulus yang diperkirakan. Karena ada banyak kepentingan yang harus diakomodir, baik kepentingan Aceh maupun Pemerintah Pusat. Sehingga membutuhkan diskusi dan musyawarah antara kedua belah pihak untuk mencapai kata sepakat.Oleh karena itu, Zaini mengungkapkan ini semua membutuhkan bantuan internasional, terutama untuk terlibat langsung dalam menjaga perdamaian Aceh. Selain itu perdamaian itu juga harus diiringi oleh pendidikan dan juga kesejahteraan."Dengan bantuan internasional, Aceh sudah terbuka, baik paska konflik maupun tsunami yang melanda Aceh," imbuhnya.Menurut Zaini, perdamaian itu dalam kondisi apapun harus tetap dipertahankan. Hal yang terpenting menjaga perdamaian itu adalah keterbukaan antara kedua belah pihak, termasuk dunia internasional."Kita harapkan dengan adanya perdamaian di Aceh berkelanjutan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat," tutupnya.
Gubernur Aceh sebut menjaga perdamaian tidak selalu mulus
Butuh diskusi dan musyawarah untuk mencapai kata sepakat.
Advertisement
Rekomendasi
