Gus Ipul sebut dana Rp 4,9 miliar buat pelayanan peserta Muktamar NU

Anggaran itu diduga akan diselewengkan untuk dana tim sukses calon pengurus PBNU.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Gus Ipul sebut dana Rp 4,9 miliar buat pelayanan peserta Muktamar NU
Gus Ipul. ©2015 Merdeka.com/Darmadi

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) merasa risih ditanya seputar dana Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Pihaknya merasa aneh dengan ramainya pembicaraan sejumlah pihak, padahal Muktamar sendiri belum digelar.Gus Ipul menegaskan bahwa tidak ada dana yang dikelola secara sembarangan dalam pelaksanaan Muktamar. Pihaknya memastikan tidak akan ada dana untuk tim sukses atau kepentingan-kepentingan yang tidak jelas."Enngak ada dana pemerintah yang bisa digunakan sembarangan. Sebenarnya aku isin (malu) menjawab itu, tapi yo opo, Muktamar urung dimulai kok sudah ramai. Kalau mau klarifikasi itu apa yang diklarifikasi karena Muktamar belum dimulai," kata Gus Ipul di Malang, Selasa (21/4).Sebelumnya Gubernur Soekarwo mengatakan Pemprov Jawa Timur akan menyumbang dana sebesar Rp 4,9 miliar untuk pelaksanaan Muktamar XXXIII NU. Dana muktamar itu diambil dari pos dana bantuan organisasi masyarakat.Sejumlah pihak menganggap perlu dilakukan pengawasan untuk menghindarkan pelaksanaan muktamar dari permainan politik uang dalam pemilihan ketua Pengurus Besar NU. Karena baru pertama Muktamar NU menggunakan dana pemerintah. Gus Ipul menyatakan, sekarang semuanya masih dalam tahap perencanaan. Karena itu terlihat aneh kalau ada pihak yang ribut, tapi tidak tahu yang diributkan."Muktamar durung mari, ada sing arep lapor, yang dilaporne apanya, saya bingung. Kok aneh. Di medsos tak goleki, mau lapor ke sana, apanya yang akan dilaporne, mulai saja belum," katanya.Jika nantinya ada bantuan dari APBD, kata Gus Ipul, semuanya harus dikelola sesuai dengan aturan. Semuanya akan diserahkan kepada PWNU Jawa Timur, bukan kepada Panitia Muktamar.Bantuan dari pemerintah propinsi untuk Muktamar memang sudah diusulkan sejak tahun lalu, tepatnya ketika NU Jawa Timur siap menjadi tuan rumah. Dari situ mulai dibahas antara pemerintah dan DPR.Peruntukan dana itu, di antaranya untuk konsumsi peserta, transportasi, perlengkapan Muktamar meliputi tenda, sound system, kursi dan lainnya."Kemudian untuk muktamar kita, nanti bisa dilihat, apakah kemahalan atau terlalu murah silakan diperiksa. Apakah ini ada mark up atau apa silakan diperiksa. Kalau sekarang, wong durung mulai. Semua untuk pelayanan peserta, tidak untuk yang lain, apalagi untuk tim sukses. Mohon maaf, enggak ada dan enggak bisa," tegasnya.Muktamar XXXIII NU akan digelar pada awal Agustus 2015 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ada empat pondok pesantren yang difungsikan sebagai lokasi acara untuk menampung sekitar 3.500 peserta muktamar. Keempat pesantren meliputi Pondok Pesantren Tebu Ireng, Tambak Beras, Bahrul Ulum dan Darul Ulum.

Rekomendasi