Satu keluarga disandera perampok bersenjata api di dalam mobil

Dari 4 pelaku, jajaran Polres Rohil menangkap 3 pelaku, sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Satu keluarga disandera perampok bersenjata api di dalam mobil
Ilustrasi Penculikan. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock

Perampokan kembali terjadi di Riau, Mardiah (35) bersama suami (Yadi) dan dua anaknya diikat setelah dihentikan laju kendaraannya saat melintas di Jalan Lintas Kubu-Bangko, Pusako kilometer 13, Simpang Naila, Dusun Sei Rumbiah, Kepulauan Bangko Permata Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik kepada PulseFeed Selasa (19/5) mengatakan, Mardiah bersama suami dan dua anaknya disandera dan diikat dalam mobil yang sedang dikendarainya pada Minggu (17/5) sekitar pukul 22.00 WIB, kemudian dilaporkan keesokan harinya pada Senin (18/5) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB."Kejadian ini berawal saat pelapor (Mardiah) bersama suami (Yadi) dan anaknya melintas di jalan lintas Kubu km 13 Bangko Permata kecamatan Bangko Pusako Rohil, dengan mengendarai mobil truck Mitsubhisi Canter warna kuning No Pol BK 9288 YE," ujar Guntur.Tiba-tiba, datang dari arah belakang sebuah mobil pribadi warna silver mendahului mobil truk yang dikemudikan Yadi, disaat mendahului tersebut keluar kepala dan tangan pelaku sambil mengarahkan (diduga) senjata api kepada Yadi dan berkata "berhenti kau!" sambil mendahului dan memalangkan mobilnya di depan mobil Yadi."Lalu 4 orang pria turun dari mobil tersebut membuka pintu mobil, Yadi pun dipegang para pelaku dimasukkan ke bangku belakang bersama Mardiah dan anaknya ke mobil milik pelaku," jelas Guntur.Saat berada di dalam mobil tersebut, Yadi diikat dan 2 orang pelaku naik ke dalam mobil truk yang dikendarai, selanjutnya pelapor dibawa ke arah jalan lintas Sumatra di daerah Bangko 70 Bangko Permata Kecamatan Bangko Pusako, Mardiah dan anaknya diturunkan di km 0, sementara Yadi diculik pelaku."Dari 4 pelaku, jajaran Polres Rohil menangkap 3 pelaku, sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran," terang Guntur.Dari ketiga pelaku yang ditangkap, salah seorang bernama Poker (36) merupakan residivis yang baru keluar dari penjara 1 bulan lalu terkait kasus ilegal logging."2 pelaku ditangkap yang mengendarai truck milik korban, sedangkan 1 pelaku ditangkap di kebun sawit, sempat terjadi kejar-kejaran dan perlawanan hingga seorang pelaku terpaksa dilumpuhkan karena membahayakan petugas," jelas Guntur.

Rekomendasi