Sedang melaut, kapal nelayan ditabrak tanker, 1 orang hilang

Sementara, satu orang lainnya, Hodri berhasil diselamatkan setelah terapung selama 24 jam di tengah laut.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Sedang melaut, kapal nelayan ditabrak tanker, 1 orang hilang
Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Seorang nelayan, Ba'a (68) warga Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilaporkan hilang di perairan Tanjung Berikat, setelah perahu yang dibawanya tertabrak kapal tanker yang sedang melintasi kawasan itu."Informasi yang kami peroleh, korban yang hilang sedang melaut dengan menggunakan pancing bersama temannya Hodri (50) di perairan Tanjung Berikat," kata Kapolsek Lubuk Besar Ipda Amri di Koba, dilansir Antara, Minggu (25/10).Dia menjelaskan, kedua nelayan tersebut dilaporkan tertabrak kapal tanker pada Jumat (23/10) malam dan pada Sabtu (24/10) langsung dilakukan pencarian."Dalam peristiwa tersebut, Ba'a dinyatakan hilang sementara temannya Hodri (50) berhasil diselamatkan nelayan lain yang melewati lokasi tersebut," ujarnya.Dia menjelaskan, Hodri berhasil diselamatkan setelah terapung selama 24 jam di tengah laut dan hanya berpegangan di badan perahu yang terbalik setelah ditabrak kapal tanker."Hodri ditemukan pada Sabtu (24/10) siang oleh seorang nelayan bernama Anggi dengan kondisi tubuh lemas dan sedang bergantung di badan perahu yang sudah terbalik," ujarnya.Dia mengatakan, saat peristiwa nahas itu terjadi kedua nelayan ini terlempar beberapa meter dari perahunya dan Hodri berusaha berenang memegang badan perahu sebagai pelampung."Sementara Ba'a tidak ditemukan muncul ke permukaan setelah terlempar beberapa meter dari perahunya," ujarnya.

Halaman
Rekomendasi