Kelaparan, anak buah Santoso keluar persembunyian dan mencuri

KS berasal dari Indramayu Jawa Barat yang sudah lama menjadi pengikut kelompok bersenjata tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kelaparan, anak buah Santoso keluar persembunyian dan mencuri
Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Beberapa hari ini baku tembak antara TNI Polri dan kelompok Santoso terus terjadi. Bahkan pada Selasa (22/3) pagi baku tembak kembali terjadi yang menewaskan dua orang yang belum teridentifikasi."Untuk diketahui bersama tadi jam 10 pagi terjadi kontak tembak. OTK (orang tak dikenal) 2 orang tewas di sana," ucap Gatot usai upacara pelepasan jenazah prajurit TNI AD di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/3).Namun sebelumnya, pada Senin (21/3) kemarin polisi berhasil menangkap anak buah Santoso saat mencuri di kebun warga Desa Watu Tau, Kecamatan Napu, Poso."Satu orang ditangkap pada saat mencari makan, dia kelaparan. Enggak tahan menahan lapar dia mencuri di kebun warga," kata Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi yang disampaikan Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto kepada PulseFeed, Selasa (22/3).Dia mengatakan, anggota Santoso yang ditangkap tersebut berinisial KS. KS berasal dari Indramayu Jawa Barat yang sudah lama menjadi pengikut kelompok bersenjata tersebut. "Inisial KS asal Indramayu," ujarnya.Dengan adanya anak buah Santoso yang kelaparan menunjukkan bahwa mereka sudah mulai lemah. "Petugas memutus semua wilayah logistik," imbuh Hari.

Rekomendasi