Polisi buru penyerang rumah dinas Wakil Bupati OKU

Penyerangan rumah dinas Wakil Bupati diduga dilatarbelakangi rencana pencopotan Kadis Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Warga tak terima dengan rencana pergantian itu dan merespon dengan tindakan anarkis.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Polisi buru penyerang rumah dinas Wakil Bupati OKU
Ilustrasi Demo. ©2015 Merdeka.com

Senin (19/12) malam, ratusan warga menyerang rumah dinas Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Johan Anuar. Akibat kejadian itu, beberapa kaca jendela rumah rusak. Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal saat massa mendatangi rumah dinas Johan Anuar di Kemelak, Baturaja, OKU. Massa mengendarai puluhan sepeda motor, mobil truk, dan pick up langsung masuk ke rumah.

Banyaknya massa membuat petugas jaga tak mampu membendungnya. Massa langsung menyerbu dengan melempari rumah menggunakan batu. Beruntung, situasi dapat dikendalikan puluhan anggota Polres OKU dan TNI yang datang ke lokasi.

Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan mengungkapkan, kasus penyerangan dan pengerusakan tersebut telah dilaporkan secara resmi oleh Wabup Johan Anuar sehari setelah kejadian. Saat ini pihaknya tengah mencari para pelaku termasuk dalangnya.

"Ya benar, ada insiden di rumah dinas Pak Johan (Wabup OKU) Senin malam kemarin. Laporannya sudah masuk kemarin," ungkap Leo saat dihubungi PulseFeed, Rabu (21/12).

Dari keterangan sementara, penyerangan tersebut diduga dilatarbelakangi rencana pencopotan Kadis Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Warga tak terima dengan rencana pergantian itu dan merespon dengan tindakan anarkis.

"Infonya begitu, karena ada kepala dinas yang mau dicopot, tapi masih kita selidiki lagi," ujarnya.

Saat ini, sambung Leo, situasi di lapangan telah kondusif dengan penjagaan ketat anggota kepolisian. Pihaknya juga akan memanggil tokoh masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini.

"Hari ini mau saya undang semuanya, duduk bersama. Kita selesaikan baik-baik biar tidak terulang lagi," ucapnya.

Halaman
Rekomendasi