Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi bertukar kunjungan

Tetapi, kedatangan Dedi sama sekali tidak membahas Pilgub Jawa Barat. Ia hanya menjenguk Muhammad Fahri Assidiqi, bocah berusia 11 Tahun pengidap penyakit osteogenesis imperfecta atau kerapuhan tulang.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi bertukar kunjungan
Dedi jenguk Fahri. ©2017 Merdeka.com

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berkunjung ke Purwakarta untuk mendeklarasikan Baraya Ridwan Kamil Purwakarta (BARKA Purwakarta) di Wisma Suryo Jalan KK Singawinata Purwakarta Jum’at (7/4) malam.Acara yang dihadiri kurang dari 50 orang itu menyepakati pengusungan Kang Emil untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat pada perhelatan Pilgub Jabar 2018 mendatang melalui jalur independen.Usai deklarasi Ridwan Kamil mengajak Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk berkompetisi dalam ritual politik lima tahunan itu. Dikatakan Emil baik dirinya maupun Dedi, masing-masing sudah menyelesaikan kewajiban sebagai kepala daerah. Karena kursi Gubernur Jawa Barat kosong, maka baginya adalah hal yang logis jika mereka berdua berkompetisi."Saya kerjakan apa yang saya kerjakan, keduanya selesai masa tugasnya. Pak Dedi selesai, saya juga selesai, terus kursi Gubernur kosong kan, jadi ini mah kaya kompetisi," kata Emil.Agenda Ridwan Kamil di Purwakarta dilanjutkan dengan menghadiri acara Tabligh Akbar yang digelar oleh Majelis Taklim Manhajush Sholihin yang juga beranggotakan Kader Front Pembela Islam (FPI) Purwakarta yang dihelat sekitaran Pasar Rebo Purwakarta.Dalam acara tersebut, Emil didampingi oleh Ketua Manhajush Sholihin Purwakarta Syahid Joban, dan Rustandi selaku Anggota DPRD Jawa Barat yang berasal dari Partai Nasdem.Berbeda dengan Emil yang kerap menggelar deklarasi serta berhubungan dengan pihak yang kerap menyerang Dedi Mulyadi, Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu Sabtu (8/4) terlihat mengunjungi Kota Bandung wilayah yang dipimpin oleh Ridwan Kamil.Tetapi, kedatangan Dedi sama sekali tidak membahas Pilgub Jawa Barat. Ia hanya menjenguk Muhammad Fahri Assidiqi, bocah berusia 11 Tahun pengidap penyakit osteogenesis imperfecta atau kerapuhan tulang.Sampai di kediaman Fahri di Kelurahan Cipadung RT 02/04, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Dedi terlihat memberikan motivasi bagi anak tersebut agar dapat segera sembuh dari penyakit yang tengah dideritanyaSelain itu, pria yang dikenal sebagai budayawan Sunda tersebut juga memberikan bantuan biaya pengobatan dan biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Fahri dan ibunya, Sri Astati Nursani (32)."Saya hanya memberikan support saja, untuk pengobatan dan kebutuhan sehari-hari, agar Ibunya bisa fokus merawat Fahri," singkat Dedi.

Rekomendasi