Masuk PPKM Level 2, Pemkab Bogor Fokus Selesaikan Target 70 Persen Vaksinasi

Kabupaten Bogor dikeluarkan dari wilayah aglomerasi karena capaian vaksinas masih di bawah 50 persen, sebagai syarat masuk PPKM Level 2.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Masuk PPKM Level 2, Pemkab Bogor Fokus Selesaikan Target 70 Persen Vaksinasi
Bupati Bogor Ade yasin. Instagram Ade Yasin ©2020 Merdeka.com

Bupati Bogor, Ade Yasin kini hanya fokus untuk mengentaskan capaian vaksinasi Covid-19 sebanyak 70 persen pada akhir Desember 2021. Dia tidak ambil pusing saat dikeluarkan dari wilayah aglomerasi Jabodetabek, yang sebagian besar kini berstatus PPKM Level 2.

Kabupaten Bogor dikeluarkan dari wilayah aglomerasi karena capaian vaksinas masih di bawah 50 persen, sebagai syarat masuk PPKM Level 2.

"Ya konsekuensinya, saat beberapa daerah yang masuk aglomerasi sudah semakin longgar, kami masih sedikit lebih ketat karena masih level 2," kata Ade Yasin, Minggu (24/10).

Target vaksinasi yang cukup tinggi, yakni lebih dari 4,2 juta jiwa membuat Pemkab Bogor sedikit kesulitan. Selain itu, luas wilayah dan geografis Kabupaten Bogor berupa pegunungan membuat beberapa lokasi sulit dijangkau.

"Makanya jangan lihat prosentase. Kalau dari jumlah jiwa yang sudah disuntik vaksin dosis satu dan dua, sudah di atas 2 juta jiwa. Tapi karena sasarannya banyak, jadi prosentasenya rendah," kata Ade.

Maka dari itu, dia kini hanya fokus pada mengentaskan target 70 persen warga tervaksin pada akhir Desember 2021. "Yasudah sekaranf fokus saja supaya Desember bisa 70 persen," katanya.

Sebelumnya, TNI Angkatan Laut, mengirim 110 tenaga kesehatan ke Kabupaten Bogor, untuk percepatan vaksinasi Covid-19, terutama di wilayah pelosok yang sulit dijangkau kendaraan.

Ratusan nakes dari TNI AL ini, ditargetkan melakukan vaksinasi kepada 1,2 juta penduduk Kabupaten Bogor selama 14 hari, terhitung Kamis (21/10), usai mereka diterima di Gedung Tegar Beriman, Cibinong.

Rekomendasi