Kemenag akan Renovasi Total MTsN 19 Pondok Labu

Yaqut mengatakan, proses renovasi tersebut akan segera dimulai secepatnya. Namun untuk sementara para siswa MTsN 19 melakukan proses belajar mengajar secara daring.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Kemenag akan Renovasi Total MTsN 19 Pondok Labu
Menag Yaqut di MTsN 19 Pondok Labu. ©2022 Merdeka.com/Rahmat Baihaqi

Kementerian Agama akan melakukan renovasi terhadap MTsN 19, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Renovasi dilakukan usai insiden tembok roboh yang menewaskan tiga siswa.

"Saya kira iya (renovasi total), tidak ada pilihan ya karena posisi (bangunan sekolah) ini," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat kunjungannya ke MTsN 19, Jumat (7/10).

Dia mengatakan, proses renovasi tersebut akan segera dimulai secepatnya. Namun untuk sementara para siswa MTsN 19 melakukan proses belajar mengajar secara daring.

"Jadi kita akan memperbaiki yang lebih safety ya buat anak-anak, dan mudah-mudahan dalam waktu sesaat mampu kita kerjakan," ujarnya.

Yaqut menerangkan, terdapat lahan kosong dekat bersebrangan dengan sekolah MTsN yang dimiliki oleh pihak Pemprov DKI. Dia berharap tanah tersebut dapat dihibahkan untuk keperluan pembangunan sekolah.

"Mungkin tanah sebelah itu saya tanya punya siapa katanya punya provinsi. Nanti kita juga akan urus mudah-mudahan pihak Pemprov mau melepas tanahnya sehingga kita bisa dapatkan bangunan dengan posisi yang lebih baik," terangnya.

Sebelumnya, sebuah tembok bangunan milik MTsN 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan roboh akibat tidak kuatnya menahan debit air yang dikarenakan hujan. Akibatnya tiga orang dinyatakan meninggal dunia sedangkan tiga lainnya dinyatakan luka - luka.

Sedangkan fakto lain yang menjadi penyebab banjir, lantaran di lokasi tersebut disebabkan buruknya sistem drainase sehingga menyebabkan air gorong-gorong meluap.

"Posisi sekolah berada di dataran rendah. Di sekitarnya terdapat saluran PHB Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai," jelas Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/10).

Rekomendasi