Trivia Pengamanan Laga Bola: Polres Bantul Kerahkan 500 Personel Amankan PSIM vs Persib di Stadion Sultan Agung

Polres Bantul siagakan 500 personel gabungan untuk Pengamanan Laga Bola PSIM Yogyakarta kontra Persib Bandung di Stadion Sultan Agung. Bagaimana strategi pengamanan yang diterapkan untuk menjaga ketertiban?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia Pengamanan Laga Bola: Polres Bantul Kerahkan 500 Personel Amankan PSIM vs Persib di Stadion Sultan Agung
Polres Bantul siagakan 500 personel gabungan untuk Pengamanan Laga Bola PSIM Yogyakarta kontra Persib Bandung di Stadion Sultan Agung. Bagaimana strategi pengamanan yang diterapkan untuk menjaga ketertiban? (Merdeka.com)

Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengambil langkah antisipatif dengan menempatkan ratusan personel di berbagai titik area Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. Penempatan ini bertujuan untuk mengamankan laga pertandingan sepak bola antara PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung yang dijadwalkan pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kelancaran dan ketertiban jalannya pertandingan dalam kompetisi BRI Super League 2025. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, ofisial, panitia, hingga para penonton.

Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, menegaskan bahwa kesiapan personel gabungan telah mencapai level optimal. Sebanyak 500 personel disiagakan untuk mengawal jalannya pertandingan, menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan publik.

Strategi Pengamanan Komprehensif Laga Bola

Dalam keterangannya, AKBP Novita Eka Sari menjelaskan bahwa 500 personel gabungan tersebut berasal dari berbagai kesatuan, meliputi Polda DIY, Satbrimobda, Polres Bantul, serta jajaran terkait. Penempatan personel dilakukan secara strategis di beberapa titik krusial di area Stadion Sultan Agung.

Titik-titik pengamanan ini mencakup pintu masuk stadion, lokasi pertandingan di dalam arena, hingga wilayah sekitar stadion. Penempatan yang merata ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan memastikan setiap sudut area pertandingan berada dalam pengawasan ketat.

Selain memberikan rasa aman kepada para pemain, ofisial, panitia, dan penonton, personel pengamanan juga memiliki tugas penting lain. Mereka bertanggung jawab penuh dalam mengatur arus lalu lintas menuju dan sekitar lokasi pertandingan, demi menjamin kelancaran mobilitas serta mencegah kemacetan yang dapat mengganggu jalannya acara.

Imbauan Penting untuk Suporter dan Pengguna Jalan

Pihak kepolisian juga tidak henti-hentinya mengimbau para suporter kedua tim kesebelasan untuk mematuhi aturan yang berlaku. Salah satu imbauan utama adalah larangan membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, seperti petasan, suar (flare), senjata tajam, atau minuman beralkohol.

Kapolres Bantul menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan. Diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana yang kondusif, tetap santun, dan menghindari segala bentuk anarkisme atau perusakan fasilitas umum yang dapat merugikan banyak pihak.

Selain itu, polisi juga mengimbau para penonton sepak bola untuk tidak melakukan konvoi atau arak-arakan dengan kendaraan bermotor usai pertandingan. Tindakan konvoi dapat mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan lalu lintas, sehingga suporter diminta tetap menjaga ketertiban hingga akhir acara.

AKBP Novita Eka Sari menambahkan bahwa pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Sultan Agung akan dilakukan secara situasional untuk mengantisipasi kemacetan. Oleh karena itu, bagi para pengguna jalan yang tidak berkepentingan dengan pertandingan, diimbau untuk mencari rute alternatif dan menghindari area sekitar stadion saat pertandingan berlangsung demi kenyamanan bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi