PT Transjakarta terapkan perubahan pada rute dan pola operasi di Koridor 13 (Ciledug - Tegal Mampang) mulai Selasa (14/7/2026) sore. Penyesuaian ini diambil sebagai langkah proaktif untuk mengatasi dampak dari kemacetan yang parah di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, yang baru saja mengalami insiden penabrakan oleh sebuah truk.
Kecelakaan yang melibatkan truk besar tersebut terjadi di wilayah Jalan Bangka, dekat arah Blok M, dan telah menyebabkan lonjakan kepadatan lalu lintas. Hal ini secara langsung mempengaruhi kelancaran arus kendaraan armada Transjakarta di area tersebut.
"Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan kondisi langsung di lapangan dan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan pelanggan, Transjakarta segera memberlakukan rekayasa pola operasi," jelas Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, pada Selasa (14/7/2026) di Jakarta.
Akibat dari penyesuaian layanan ini, Ayu menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada semua pelanggan atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama perjalanan.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan perjalanan yang dialami para pelanggan sore hari ini," ungkapnya.
Untuk memastikan bahwa mobilitas pelanggan tetap terjaga di tengah kondisi yang tidak menguntungkan ini, Transjakarta akan mendirikan posko pola operasi sementara. Dengan adanya posko ini, diharapkan dapat membantu mengatur arus penumpang dan meminimalisir dampak dari kemacetan yang terjadi.
Advertisement
Detail Jalur
Koridor 13 yang menghubungkan CBD Ciledug dengan Tegal Mampang saat ini mengalami perubahan pada rutenya, dengan perpendekan sementara. Meskipun demikian, pelayanan dari CBD Ciledug hingga Halte Rawa Barat tetap beroperasi seperti biasa.
"Setelah menurunkan pelanggan di Halte Rawa Barat, bus akan berputar balik kembali ke arah CBD Ciledug," jelas Ayu.
Selain itu, rute L13E dan 13B juga tidak melayani Halte Tegal Mampang untuk saat ini. Para penumpang yang ingin menuju rute 4K, P11, 6V, dan 7B dapat melakukan transfer di Halte Rawa Barat.
"Selanjutnya, rute 5N dan 6U untuk sementara waktu tidak melayani Halte Tegal Mampang," tambahnya.
Meskipun situasi ini terjadi, Ayu menegaskan bahwa Transjakarta terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait di lapangan untuk memantau proses evakuasi dan penanganan JPO, agar jalur dapat segera dinyatakan aman untuk dilalui kembali secara normal.
Transjakarta juga memberikan imbauan kepada seluruh pelanggan untuk mempersiapkan waktu perjalanan mereka. Hal ini bertujuan agar mereka mendapatkan informasi terbaru tentang situasi terkini secara berkala.
"Selain itu, pelanggan diarahkan untuk selalu memeriksa informasi operasional melalui media sosial resmi Transjakarta dan menggunakan aplikasi TJ:Transjakarta," tutup Ayu.
