Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan bahwa keberadaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) merupakan elemen krusial dalam menjamin akurasi pelayanan medis di wilayahnya. Penegasan ini disampaikan untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat yang tangguh, khususnya di regional Kalimantan.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyatakan bahwa Labkesda menjadi tulang punggung utama dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) II dan Seminar Ilmiah Akselerasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Aslabkesda) Kalimantan di Samarinda pada Minggu (09/8).
Menurut Seno Aji, alur informasi kesehatan masyarakat yang ideal harus diawali dengan pemeriksaan laboratorium yang presisi. Data yang akurat dari Labkesda sangat menentukan efektivitas penanganan medis selanjutnya oleh para dokter.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Akurasi Data Laboratorium
Wakil Gubernur Seno Aji menyoroti betapa pentingnya presisi data laboratorium dalam setiap tindakan medis. Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium yang tidak akurat dapat berakibat fatal, seperti pemberian dosis obat yang salah oleh dokter.
"Jika hasil laboratorium salah, maka dokter juga bisa memberikan dosis obat yang salah," kata Seno Aji. Pernyataan ini menggarisbawahi peran vital Labkesda dalam mencegah kesalahan diagnosis dan penanganan yang berpotensi merugikan pasien.
Dengan tata kelola laboratorium yang profesional dan berstandar tinggi, kualitas kesehatan masyarakat diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Peningkatan ini pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan umum masyarakat Kalimantan Timur.
Advertisement
Advertisement
Penguatan SDM dan Tata Kelola Labkesda
Untuk mencapai kualitas pelayanan yang optimal, Pemprov Kaltim menekankan pentingnya Penguatan Labkesda Kaltim melalui peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Penguatan ini mutlak diperlukan untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah di sektor kesehatan.
Seno Aji mengapresiasi kontribusi Labkesda di Kaltim yang dinilai sudah sangat baik dan memiliki visi serta misi strategis. Fungsi Labkesda yang kuat dianggap esensial dalam ekosistem kesehatan regional.
Pemprov Kaltim juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Muswil II dan Seminar Ilmiah Aslabkesda Kalimantan. Acara ini mengusung tema "Penguatan Jejaring Laboratorium Kesehatan Daerah Regional Kalimantan dalam Mendukung Sistem Kesehatan yang Tangguh, Terintegrasi, dan Berkelanjutan", yang relevan dengan upaya peningkatan kualitas Labkesda.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Aslabkesda untuk Sistem Kesehatan Tangguh
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Aslabkesda Kalimantan, Lisa Damayanti, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya adalah tanggung jawab kolektif. Ia menekankan pentingnya dukungan penuh dari seluruh anggota Aslabkesda Kalimantan.
"Sebagai ketua, saya tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, perlu dukungan penuh dari para anggota Aslabkesda Kalimantan agar kita bisa bersama-sama membangun organisasi yang solid, inovatif, dan mampu melayani masyarakat dengan maksimal," jelas Lisa.
Acara Muswil II dan Seminar Ilmiah Aslabkesda Kalimantan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para praktisi kesehatan. Tercatat sebanyak 100 peserta hadir secara langsung (luring) di lokasi kegiatan di Samarinda.
Advertisement
Selain itu, 110 peserta lainnya mengikuti jalannya acara secara daring, menunjukkan jangkauan dan minat yang luas terhadap topik Penguatan Labkesda Kaltim dan regional Kalimantan.
Sumber: AntaraNews
