Meski telah menjadi tersangka dalam kasus Hambalang, Anas Urbaningrum tetap berusaha eksis di dunia sosial dan politik. Hari ini, mantan ketua umum Partai Demokrat itu akan memperkenalkan Ormas barunya yang bernama Rumah Pergerakan Indonesia kepada publik. Pengamat politik dari UIN, Gun Gun Heryanto menilai, pemilihan waktu hari ini untuk memperkenalkan Rumah Pergerakan Indonesia oleh Anas kepada publik bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, Anas sengaja memilih hari ini karena bersamaan dengan pengumuman 11 nama peserta konvensi Partai Demokrat."Ini momentumnya, saya kira dalam konteks mendapatkan perhatian publik. Sebab untuk pergerakan ini tidak punya gaung, cuma dia tahu untuk memanggil khalayak ramai dia lah yang menjadi magnetnya dan dengan momentum yang pas," kata Gun Gun Heryanto saat dihubungi PulseFeed, Minggu (15/9).Dia menilai, Anas sudah memiliki strategi dan latar belakang dalam membuat Ormas. Menurutnya, Ormas tersebut akan menjadi alat Anas untuk meng-counter isu yang berkembang terhadapnya."Dia jadi memang secara sistematis sedang meng-counter opini isu yang berkembang. Dia itu ahli dalam manajemen konflik, jadi pergerakan Anas tidak bisa dilihat dalam segi parsial saja, apalagi dengan kasus internal partai Demokrat yang di dalamnya dia disingkirkan," tutupnya.Pengenalan Rumah Pergerakan Indonesia kepada publik dilakukan Anas hari ini di kediamannya, Jalan Teluk Semangka, Blok C 9 Nomor 1 Kavling AL, Duren Sawit Jaktim. Sejumlah loyalis Anas akan hadir dalam acara itu. Rumah itu nantinya akan menjadi markas bagi Ormas itu.Sementara itu, Komite konvensi Partai Demokrat hari ini juga akan memperkenalkan secara langsung 11 peserta konvensi. Pengenalan peserta konvensi ini bakal digelar mulai pukul 15.00 WIB yang dimulai dengan wawancara bersama para wartawan, kemudian berlanjut pada 19.00 WIB berupa pengenalan langsung kepada publik. Kegiatan ini dipusatkan di Puri Agung Ballroom lantai 2, Hotel Grand Sahid Jaya.
Cari perhatian, Anas deklarasi ormas bareng konvensi Demokrat
Pemilihan waktu hari ini untuk memperkenalkan Rumah Pergerakan Indonesia oleh Anas bukanlah sebuah kebetulan.
Advertisement
Rekomendasi
