Ruang rapat dikunci, KIH tak bisa gelar sidang paripurna

Listrik dan AC juga dimatikan, termasuk lift dan eskalator akses menuju lantai 3 Gedung Nusantara II.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Ruang rapat dikunci, KIH tak bisa gelar sidang paripurna
Ruang rapat paripurna dikunci. ©2014 Merdeka.com

Anggota DPR yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat membuktikan rencana mereka untuk menggelar sidang paripurna DPR tandingan pagi ini. Namun sayang, rapat tak bisa digelar karena ruang rapat paripurna dikunci pihak Setjen DPR.Pantauan PulseFeed, Jumat (31/10), para anggota Fraksi PDIP, PKB, PPP, Hanura, dan NasDem, sudah berkumpul di depan ruang rapat paripurna di lantai 3 Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.Saat tiba di depan ruangan rapat, mereka tidak bisa masuk. Listrik dan AC juga dimatikan, termasuk lift dan eskalator akses menuju lantai 3. Hingga pukul 10.00 WIB, mereka tidak bisa masuk ruangan, padahal rapat paripurna versi KIH ini dijadwalkan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB.Sementara beberapa anggota Fraksi PKB yang duduk di tangga pintu masuk ruang paripurna melantunkan salawat. Beberapa lainnya asyik mengobrol. Tampak beberapa petinggi fraksi seperti Olly Dondokambey, Abdul Kadir Karding, Utut Adianto, Arif Wibowo. Namun tidak terlihat Pramono Anung yang oleh KIH dipilih sebagai ketua DPR tandingan.Wakil Sekjen PDIP Achmad Basarah yang ditemui menyatakan pihak Setjen DPR menyatakan sebelumnya akan membuka ruangan."Tadi malam setjen DPR bilang akan dibuka, tapi tidak tahu ada perubahan. Berita tadi malam lewat ibu sekjen, ketua fraksi pkb Helmi Faishal bilang akan dibuka," kata Basarah.Jika tetap ditutup, Basarah menegaskan, fraksi-fraksi pendukung Presiden Jokowi ini akan menggelar rapat di ruang lain. "Kita tetap rapat di ruang lain untuk bermusyawarah dengan 247 orang dari PDIP, PKB, PPP, Hanura, dan NasDem," pungkasnya.

Rekomendasi