Hajriyanto mundur dari Presidium Penyelamat Partai Golkar

"Keduanya inkonsistensi, baik itu Munas di Bali ataupun penyelamat partai," tegasnya.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Hajriyanto mundur dari Presidium Penyelamat Partai Golkar
Hajriyanto Thohari. ©2013 Merdeka.com

Gonjang ganjing di internal Partai Golkar makin memanas menjelang Musyawarah Nasional (Munas) di Bali pada akhir November ini. Perpecahan di partai berlambang beringin itu mencuat sejalan dengan perebutan ketua umum Partai Golkar setelah Aburizal Bakrie beakhir masa jabatannya.Mantan Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y. Tohari jauh-jauh hari telah mendeklarasikan diri sebagai ketua umum Partai Golkar. Untuk memfokuskan dan merebut posisi ketua umum, Hajriyanto mengundurkan diri dari pengurus Partai Golkar dan Presidium Penyelamat Partai."Mulai sekarang hari ini, saya mengundurkan diri dari pengurus DPP Partai Golkar dan Presidium Penyelamat Partai. Tapi calon ketua umum partai jalan terus," kata dia kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/11).Terlebih, tambah Hajriyanto, pengunduran diri itu menyusul terjadinya perpecahan kepengurusan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut. Sebagian kader menginginkan Munas pada akhir November ini. Sedangkan sebagian lagi menginginkan Munas pada Januari 2015."Keduanya inkonsistensi, baik itu Munas di Bali ataupun penyelamat partai," tegasnya.Menurut Hadjriyanto, keputusan Rapat Pleno Partai Golkar yang memutuskan untuk menggelar Munas di Bali pada 30 November hingga 4 Desember menunjukkan inkonsistensi pengurus partai dan tingginya muatan politik. Padahal Munas Golkar sebelumnya di Pekanbaru, telah memutuskan menyatakan musyawarah itu digelar pada tahun 2015.Dia belum memastikan apakah akan hadir dalam Munas di Bali akhir bulan ini. Lebih lanjut, Hajriyanto berharap ada Munas kompromi dari kedua belah pihak."Saya tetap maju sebagai calon ketua umum, saya akan hadir dalam Munas kompromi," tandasnya.Untuk diketahui, Hajriyanto menjabat di pengurus DPP Partai Golkar bidang agama. Selain itu, nama Hajriyanto juga tercatat sebagai Presidium Penyelamat Partai Golkar.

Rekomendasi