Otak pria ternyata menua lebih cepat dibanding wanita

Otak pria ternyata menua lebih cepat dibanding otak wanita. Itu lah mengapa pria mudah terserang penyakit otak.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Otak pria ternyata menua lebih cepat dibanding wanita
Ilustrasi otak manusia. ©2012 Merdeka.com

Seiring pertambahan usia, organ-organ tubuh yang ada di tubuh manusia juga kan menjadi tua seiring usia. Perubahan usia dan penuaan yang terjadi pada tubuh manusia ini ternyata terjadi secara berbeda pada pria dan wanita. Hasil penelitian terbaru menyatakan bahwa otak pria ternyata lebih cepat menua dibanding otak wanita.

Dilansir dair Daily Mail, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Szeged di Hungaria menyatakan bahwa ternyata otak pria menua lebih cepat dibanding wanita. Kondisi yang dialami oleh otak pria ini lah yang membuat mereka cenderung lebih mudah mengalami Parkinson. Hal ini karena sebuah bagian otak dari pria yang bernama grey matter mengalami penuaan lebih cepat dibanding wanita. Grey matter adalah sebuah jaringan saraf pada otak yang berfungsi menyalurkan rangsangan sensoris dan motoris pada diri seseorang.

Penelitian ini dilakukan di Hungaria dengan cara memindai struktur otak dari 53 pria dan 50 wanita. Usia rata-rata partisipan adalah 32 tahun dengan usia termuda 21 tahun dan tertua adalah 58 tahun. Pada hasil penelitian tersebut diketahui bahwa perbedaan jenis kelamin menimbulkan perbedaan pada struktur otak dan beberapa bagian tertentu.
Ketika pria bertambah tua maka terdapat penurunan kondisi otak yang lebih besar dibanding pada otak wanita. Selain pada grey matter, bagian lain yang menunjukkan hal serupa adalah thalamus yang berguna untuk mengirim informasi pada seluruh bagian otak.

Perbedaan yang terjadi pada penuaan otak pria dan wanita ini disebabkan oleh perubahan tingkat hormon ketika usia bertambah tua dan respons dari otak terhadap perubahan tersebut. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada beberapa bagian otak pria, terjadi kondisi penurunan yang sangat besar sehingga menjelaskan bahwa usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap proses ini. Hal ini membuat pria menjadi lebih rentan mengalami berbagai penyakit otak dibanding wanita.

Jadi, karena kondisi penurunan pada otak yang terjadi secara luar biasa pada pria ini, sebaiknya kini para pria mulai menyiapkan berbagai cara untuk membuat otak tetap terjaga seperti dengan melakukan olahraga rutin.

Rekomendasi