5 Resep Teh Hijau Lezat yang Bantu Turunkan Berat Badan Pasca Lebaran

Kandungan dalam teh hijau berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak.

Asnida Riani
Oleh Asnida Riani - Reporter
5 Resep Teh Hijau Lezat yang Bantu Turunkan Berat Badan Pasca Lebaran
ilustrasi teh hijau penghilang dehidrasi saat puasa/pexels (© 2025 Liputan6.com)

Lebaran, mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tiba-tiba. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mencoba enam racikan teh hijau sederhana yang dapat dibuat di rumah. Menurut laporan dari Times of India, teh hijau telah dikenal luas di kalangan pencinta kesehatan karena kandungan nutrisinya, termasuk antioksidan dan polifenol.

Senyawa ini berfungsi untuk meningkatkan metabolisme, membakar lemak, meningkatkan kewaspadaan kognitif, serta mendukung kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa racikan teh hijau yang dapat membantu proses menurunkan berat badan secara lebih efektif, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Sabtu(29/3/2025).

Teh Hijau dengan Jahe

Teh hijau dengan jahe adalah kombinasi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, terutama dalam hal meningkatkan metabolisme, membakar lemak, dan meningkatkan imunitas. Jahe memiliki banyak manfaat yang dapat melengkapi manfaat teh hijau.

Teh Hijau dengan Lemon

Teh hijau dengan lemon adalah kombinasi yang sangat populer untuk mendukung program penurunan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa manfaat dari teh hijau dengan lemon:

  1. Meningkatkan Pembakaran Lemak

Teh hijau mengandung katekin, yang dapat membantu mempercepat metabolisme dan pembakaran lemak. Ditambah dengan lemon, yang kaya akan vitamin C, kombinasi ini dapat meningkatkan proses pembakaran kalori dalam tubuh.

  1. Meningkatkan Sistem Pencernaan

Lemon dikenal dapat merangsang produksi cairan pencernaan dan memperbaiki sistem pencernaan, sementara teh hijau membantu mencegah penumpukan lemak di perut.

  1. Meningkatkan Hidrasi

Minum teh hijau dengan lemon membantu tubuh tetap terhidrasi, yang penting untuk metabolisme yang optimal dan proses detoksifikasi tubuh.

  1. Meningkatkan Imunitas

Kandungan vitamin C pada lemon, ditambah dengan antioksidan dalam teh hijau, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi.

Teh Hijau yang Dicampur dengan Kayu Manis

5 Minuman yang Baik Dikonsumsi Sebelum Tidur untuk Turunkan Kolesterol Tinggi
tips tidur cepat dan nyenyak Ilustrasi dibuat AI © 2025 Liputan6.com

Kayu manis lebih dari sekadar bumbu dapur. Ia merupakan rempah yang efektif dalam mengatur kadar gula dalam darah. Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, kayu manis berperan penting dalam mencegah lonjakan gula yang berpotensi memicu keinginan makan berlebihan dan penumpukan lemak.

Menyajikan teh hijau dengan kayu manis juga dapat membantu menstabilkan metabolisme tubuh, sehingga Anda tetap bertenaga sepanjang hari. Untuk membuat minuman ini, Anda hanya perlu menyeduh sebatang kecil kayu manis dalam teh hijau yang sudah disiapkan atau menaburkan bubuk kayu manis ke dalamnya.

Teh Hijau dengan Mint

Mint terkenal karena kemampuannya dalam meredakan masalah pencernaan, mengurangi perut kembung, dan menekan nafsu makan. Ketika dipadukan dengan teh hijau, Anda akan mendapatkan minuman yang tidak hanya menyegarkan tetapi juga menenangkan, yang membantu pencernaan dan mengurangi rasa lapar di antara waktu makan.

Ini sangat berguna bagi Anda yang berusaha mencegah kebiasaan makan berlebihan sepanjang hari. Untuk menyeduh minuman ini, cukup tambahkan beberapa helai daun mint segar ke dalam teh hijau yang telah diseduh, lalu biarkan meresap selama beberapa menit.

Teh Hijau Dicampur dengan Cuka Sari Apel

8 Manfaat Minum Cuka Apel Saat Perut Kosong, Salah Satunya Bikin Melek Tanpa Kafein
ilustrasi cuka apel/unsplash © 2025 Liputan6.com

Cuka sari apel (ACV) berfungsi sebagai detoksifikasi alami yang terkenal karena kemampuannya dalam meningkatkan proses pencernaan dan membantu penurunan berat badan. Selain itu, ACV juga berperan dalam menyeimbangkan pH tubuh serta mengeluarkan racun, sehingga menjadi pelengkap yang sangat baik saat dicampurkan dengan teh hijau untuk mencapai tujuan penurunan berat badan.

Kombinasi antara sifat pembakar lemak dari teh hijau dan manfaat detoksifikasi dari ACV menciptakan ramuan yang efektif untuk mendukung upaya penurunan berat badan Anda. Untuk membuatnya, seduh secangkir teh hijau dan tambahkan satu sendok makan cuka sari apel.

Jika rasa yang dihasilkan terlalu kuat, Anda dapat mencairkannya dengan air atau menambahkan sedikit madu. Disarankan untuk mengonsumsi campuran ini sekali atau dua kali sehari, terutama sebelum makan, untuk mendukung proses penurunan berat badan dan mendetoksifikasi tubuh Anda.

Teh Hijau dengan Madu

Bagi Anda yang lebih menyukai rasa manis tetapi tetap ingin menjaga kesehatan, menambahkan madu ke dalam teh hijau adalah pilihan yang sangat baik. Berbeda dengan gula rafinasi, madu memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah Anda. Dengan cara ini, Anda tetap dapat menikmati teh hijau sambil mendapatkan manfaat kesehatan dari madu tanpa khawatir akan efek negatif pada kadar gula darah.

Perhatikan Potensi Efek Samping dari Teh Hijau

10 Bahan Makanan yang Tidak Dianjurkan Disimpan di Kulkas, dari Bawang sampai Madu
Ilustrasi kulkas/Copyright Freepik/zinkevych © 2025 Liputan6.com

Selain itu, madu juga kaya akan antioksidan serta memiliki sifat anti-inflamasi yang berperan dalam mendukung metabolisme lemak. Ketika dipadukan dengan efek termogenik dari teh hijau, madu dapat membantu menjaga tingkat energi Anda sepanjang hari sekaligus mendukung proses penurunan berat badan. Seduhlah secangkir teh hijau dan tambahkan satu sendok teh madu setelahnya. Minuman alami yang manis ini akan membantu Anda tetap berenergi sambil mendukung usaha pembakaran lemak.

Pada orang dewasa, terdapat beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi teh hijau. Salah satunya adalah sensitivitas terhadap kafein. Bagi mereka yang memiliki sensitivitas kafein yang tinggi, mengonsumsi teh hijau dapat menyebabkan insomnia, kecemasan, mudah tersinggung, mual, atau bahkan sakit perut. Selain itu, ada juga risiko kerusakan hati. Mengonsumsi ekstrak teh hijau dalam dosis tinggi dapat berdampak buruk pada kesehatan hati, meskipun hal ini jarang terjadi. Jika seseorang mengonsumsi teh hijau bersamaan dengan obat stimulan, tekanan darah dan detak jantungnya dapat meningkat.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa kasus kerusakan hati yang jarang terjadi akibat konsumsi ekstrak teh hijau adalah reaksi idiosinkratik. Tinjauan mengenai kejadian ini belum dapat menyimpulkan hubungan sebab akibat secara langsung. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rejimen herbal atau suplemen apapun.

Rekomendasi