Musuh utama seorang pesepakbola sudah pasti cedera. Betapa tidak, cedera bahkan mampu sekaligus menjadi akhir dari karir seorang pemain. Cedera fatal yang dialami pesepakbola sebisa mungkin harus dihindari.Sejumlah cedera yang paling sering dialami pesepakbola di antaranya adalah hamstring, cedera otot, ligamen, engkel, hingga patah kaki. Semua itu harus sebisa mungkin dihindari dengan tidak terlalu mengambil resiko untuk berbenturan dengan lawan jika posisi sudah tidak memungkinkan. Namun ternyata ada saja sejumlah pemain yang justru sangat akrab bahkan 'mesra' dengan cedera. Berkali-kali mereka harus merasakan bagian tubuhnya sakit dan tidak dapat bermain di lapangan.Nah, berikut ini adalah deretan pemain yang sangat sering di hantam cedera. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di bawah ini!
Advertisement
Arjen Robben
Siapa yan tak tahu seorang Arjen Robben? Sosok penting di lini serang Bayern Muenchen dan timnas Belanda ini adalah pemain top yang memiliki skill tinggi. Namun pria berusia 30 tahun ini cukup dikenal sebagai pesepakbola yang rentan cedera.Hal tersebut pertama kali dialaminya kala berseragam Chelsea tahun 2004 silam. Sejak itu, rentetan cedera terus membayangi karir Robben meski tak sempat mempengaruhi skill individunya. Saat pindah ke Real Madrid pada tahun 2007, Robben sebenarnya sudah mampu menunjukkan permainan terbaik. Sayangnya dia sempat dihantam cedera panjang hingga menghambat karirnya untuk bersaing di skuad inti Los Blancos kala itu.
Advertisement
Michael Owen
Striker mungil ini sebenarnya bukanlah sosok yang gampang tergeletak di lapangan dan mengerang kesakitan. Tubuhnya yang relatif 'bonsai' jika dibanding dengan striker Inggris pada umumnya, sangat membuat dia lincah dan gesit. Sehingga dia bisa dibilang jarang berbenturan dengan lawan.Namun sejarah panjang cedera Michael Owen dimulai saat dirinya bermain untuk Real Madrid. Karirnya pun sempat tenggelam sebelum Manchester United bersedia menampungnya. Cedera yang kerap menimpa Owen antara lain masalah otot, cedera lutut, dan cedera pangkal paha. Akibat tubuhnya terlalu mudah cedera, Owen lantas memutuskan untuk gantung sepatu di usia 33 tahun.
Advertisement
Kieran Gibbs
Ini cukup menyedihkan bagi seorang Kieran Gibbs. Bek sayap kiri milik Arsenal ini tak pernah sekalipun menjalani musim tanpa cedera kala berkostum The Gunners. Ini merupakan fakta yang cukup unik. Tak heran jika dia disebut sebagai pemain paling rentan cedera.Posisinya sebagai bek sayap membuat dia harus rela berlari dari sisi lapangan untuk membantu bertahan dan juga ikut menusuk serangan dari sektor sayap. Diperkirakan hal itu juga yang membuat Gibbs jarang sekali mendapat kesempatan bermain di lini belakang The Gunners. Bahkan di awal musim ini pun Kieran Gibbs sudah pernah mendapat cedera.
Advertisement
Alexandre Pato
Siapa menyangkal skill dan daya gedor seorang Alexandre Pato. Dia sempat dianggap sebagai seorang yang nantinya akan menjadi legenda AC Milan suksesor Andriy Shevchenko. Namun apa daya, pemain sala Brasil ini justru harus menerima kenyataan pahit saat rentetan cedera menghambat karirnya di Rossonerri. Tercatat dari 6 musim berada di San Siro, Pato hanya bisa sekali bermain semusim penuh tanpa cedera. Selebihnya dijalani dengan jatuh bangun melawan cedera.
Advertisement
Robin Van Persie
Para fans Arsenal pasti tahu betul kalau mantan kaptennya ini adalah pemain yang sangat rentan cedera. Bagaimana tidak, selama berseragam Arsenal, RvP terhitung hanya satu kali saja menjalani musim tanpa cedera, dan itu adalah musim terakhirnya membela The Gunners. Saat berkostum Manchester United pun pemain asal Belanda ini juga masih kerap didera cedera. Bahkan di awal musim ini dia harus mengkir akibat cedera.
Advertisement
Owen Hargreaves
Inilah pemain yang karirnya hancur lebur akibat cedera. Owen Hargreaves menjalani puncak karirnya bersama Bayern Munich dengan meraih berbagai gelar bergengsi termasuk Liga Champions. Ia bahkan terpilih menjadi pemain terbaik Inggris di tahun 2006 manakala dirinya bermain di luar Inggris.Keberhasilan Hargreaves seakan berubah jadi petaka saat dirinya memutuskan pindah ke Manchester United. Bukan karena dirinya gagal beradaptasi dengan gaya bermain Setan Merah, melainkan karena ia harus merasakan dihantam cedera yang membuatnya harus mengakhiri karir lebih cepat, yakni di usia 30 tahun.
Advertisement
Abou Diaby
Mungkin inilah pemain yang paling akrab dengan cedera di dunia. Adalah Abou Diaby, bek Arsenal yang lebih dikenal sebagai pemain cedera ketimbang pemain hebat. Entah apa yang membuatnya menjadi seperti itu, yang jelas Diaby hampir menghabiskan sebagian besar karirnya untuk sembuh dari cedera.Yang lebih unik lagi, pemain berkebangsaan Prancis ini sudah pernah merasakan atau mengalami cedera dari kepala hingga ujung kaki. Mungkin ini adalah pencapaian yang belum pernah didapatkan pesepakbola lainnya.
