Mengapa iPhone 5C kurang laku?

Inilah alasan mengapa iPhone 5C kalah bersaing di pasaran

Yoga Tri Priyanto
Oleh Yoga Tri Priyanto - Reporter
Mengapa iPhone 5C kurang laku?
iPhone 5C. ©2013 Merdeka.com

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa telah memotong jumlah produksi iPhone 5C sebanyak 50 persen. Hal ini dilakukan karena iPhone terbaru versi murah tersebut kurang laku di pasaran.Seperti yang dilansir oleh Bloomberg (16/10), Apple telah meminta secara resmi kepada dua rekanan pabriknya antara lain Pegatron dan Hon Hai untuk mengurangi kurang dari 20-30 persen produksi iPhone terbaru. Sementara, kepada produsen komponen lainnya, Apple juga menghentikan pesanan hingga 50 persen.Lantas mengapa iPhone 5C kurang laku di pasaran?Beberapa spekulasi mulai muncul seiring disunatnya jumlah produksi iPhone 5C. Beberapa pihak menilai meski iPhone 5C dibanderol dengan harga yang relatif lebih rendah dari iPhone 5S, namun konsumen justru memilih membeli iPhone 5S. Hal ini disebabkan oleh desain casing yang membalut iPhone 5C terbuat dari plastik.Berkat mengusung casing plastik, terlebih lagi dengan menampilkan desain warna-warni dinilai menghilangkan sisi mewah dari produk Apple ini. Berbeda dengan iPhone 5S yang dirilis bersamaan dengan 5C. iPhone 5S mampu terjual lebih banyak karena masih mengusung konsep mewah Apple dan didukung pula dengan teknologi sensor sidik jari. Hal inilah yang membuat perbedaan penjualan iPhone 5S dan 5C. Meski ini hanya sebatas spekulasi, namun diprediksi alasan terkuat adalah desain plastik yang cenderung kurang diminati. Selain itu, 'embel-embel iPhone murah' yang sempat dirumorkan sebelum perangkat ini keluar membuat banyak orang menantikan.Namun setelah smartphone ini keluar, harga yang ditawarkan justru masih tergolong mahal untuk ukuran 'smartphone murah', khususnya bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana menurut Anda?

Rekomendasi