Bos jalan tol Jusuf Hamka membagikan momen pertemuan dirinya dengan Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi yang juga merupakan sahabat lamanya. Hal itu diketahui dari unggahan pria yang akrab disapa Babah Alun itu di Instagram.
Momen pertemuan tersebut, terjadi pada saat Hamka datang berkunjung ke negeri sakura. Dalam keterangan unggahannya, Hamka pun mengungkap sosok Heri Akhmadi yang ternyata merupakan aktivis yang sangat berani di era Orde Baru (Orba). Simak ulasan selengkapnya:
Advertisement
Jusuf Hamka Bagikan Momen Pertemuan dengan Sahabat Lama
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Jusuf Hamka membagikan video saat dirinya menemui sahabatnya tersebut di Jepang. Dalam unggahannya itu, Hamka menyebut jika Heri Akhmadi merupakan salah satu orang paling berani di masa orde baru yang pernah ia kenal.
"Sahabat saya mentor saya. Orang yang paling berani di Orde Baru," kata Hamka.
Hamka mengatakan, bahwa ia dan Heri pernah sama-sama menjadi aktivis ketika masih mahasiswa. Ia bahkan memberikan julukan untuk Heri sebagai singa podium yang sangat agamis.
"Di zaman pergerakan kami di Jakarta bersama-sama Bang HARIMAN SIREGAR dan WS RENDRA ,beliau di Bandung," tulisnya dalam keterangan unggahan.
Advertisement
Ungkap Sosok Sahabat Lama
Dalam keterangan unggahan, Hamka menyebut jika sahabatnya itu dulu sangat berani ketika menentang Orde Baru. Heri bahkan disebut sampai pernah dipenjara karena aksinya. "Saking kesalnya dengan Orde Baru yang sempat memenjarakan beliau, maka putra beliau waktu lahir dinamakan GEMPUR SOEHARTO," kata Hamka. Dalam video, keduanya pun tampak saling berbincang dan mengenang masa-masa ketika mereka masih menjadi aktivis. Keduanya mengaku sangat senang akhirnya bisa bertemu kembali setelah sekian lama.
Advertisement
Keliling Tokyo
Usai mengunjungi kantor kedutaan untuk menemui sahabatnya, Jusuf Hamka kemudian melanjutkan perjalanannya untuk berkeliling dan melihat masjid-masjid yang ada di Tokyo. Tidak sendiri, Hamka juga ditemani oleh warga Indonesia yang tinggal di sana. "Alhamdulillah setelah berjumpa beliau (Heri Akhmadi) saya diajak adinda Gus Zahrul Muttaqin dan adinda Arief Sayek keliling masjid di Tokyo," tulisnya. "Pada kesempatan tersebut kami berinteraksi dan berkomitmen untuk terus bekerjasama dalam berdakwah yang sejuk dan ikut mengharumkan nama Islam dari Nusantara sampai dengan Mancanegara," tambahnya.
