Modal perbankan harus kuat

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Modal perbankan Indonesia rata-rata USD 6,9 miliar.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Modal perbankan harus kuat
uang bank. PulseFeed

Untuk bisa bersaing dalam ASEAN Community pada 2015 nanti, perbankan Indoensia perlu kekuatan modal. "Dari sisi permodalan kita masih lemah jika dibandingkan dengan bank asing, bank asing rata-rata memiliki modal diatas USD 15 miliar," ujar Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala Mansury di Hotel Shangrilla, Senin (14/5).

Pahala menyebutkan, dibandingkan Malaysia dan Thailand, perbankan di Indonesia masih kalah dalam hal permodalan. Bank di Malaysia memiliki modal rata-rata di atas USD 10 miliar, sedangkan perbankan di Thailand memiliki rata-rata modal di atas USD 7,8 miliar. Sementara perbankan di Indonesia rata-rata hanya memiliki modal USD 6,9 miliar.

Namun, Indonesia memiliki modal lain sebagai kekuatan ekonomi yakni jumlah kelas menengah yang terus meningkat, sehingga konsumsi juga akan meningkat. "Dalam kurun waktu 7 tahun akan tumbuh sebanyak 20 juta jiwa dan ini akan menggerakkan perekonomian Indonesia," jelasnya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad menambahkan, besaran modal akan menentukan luasnya ruang lingkup bank. "Besarnya modal akan menentukan scope bank yang bersangkutan. Kekuatan modal adalah untuk mengabsorbi risiko," jelas Muliaman.

Rekomendasi