Asosiasi Franchise Indonesia menegaskan sekitar 400 waralaba asing atau franchise dengan 15.000 gerai akan segera beroperasi di Indonesia.
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar Edy Setiadi tahun 2011, 16 perusahaan franchise asal AS, selain dari Malaysia dan Vietnam sudah masuk Indonesia."Kehadiran waralaba asing sesungguhnya juga baik bagi perekonomian dalam negeri karena turut membuka lapangan kerja," ujarnya.
Dia meminta masyarakat tidak membedakan adanya waralaba asing dan lokal karena hal dinilai tidak relevan dalam dunia bisnis. "Franchise suatu hak universal, diakui secara internasional oleh dunia sebagai kekayaan intelektual," kilah Anang usai peresmian International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) di Jakarta, Jumat (1/6).
Anang menegaskan keberadaan franchise dunia tidak bisa dibendung dan tidak ada monopoli dalam waralaba asing. Saat ini keberadaan waralaba lokal perkembangannya belum memuaskan."Banyak waralaba dalam negeri cepat mati. Yang kita inginkan yang bisa bertahan lama," ujarnya.
