Bank Mandiri mulai melebarkan sayap bisnis ke sektor pariwisata. Baru-baru ini, Mandiri mengucurkan kredit senilai Rp 103,8 miliar kepada Hotel Indonesia Natour sebagai pembiayaan proyek pembangunan Hotel Grand Inna Kuta, Bali.
"Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai 60 persen dari total kebutuhan investasi pembangunan hotel yang mencapai Rp 173 miliar. Pinjaman tersebut berjangka waktu 8 tahun 6 bulan," ungkap Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso, dalam berita tertulis yang diterima PulseFeed, Jumat (20/7).
Dengan kontribusi tersebut, lanjut Sunarso, diharapkan industri pariwisata tanah air mampu meningkatkan daya saing pariwisata di kawasan regional.
”Kami sangat optimis dengan prospek industri pariwisata di tanah air, terutama mengingat semakin meningkatnya kesiapan destinasi wisata dalam menyambut kunjungan wisatawan serta semakin baiknya daya dukung infrastruktur pariwisata seperti transportasi dan akomodasi,” kata Sunarso.
Sebelumnya, kerjasama antara Bank Mandiri dan Hotel Indonesia Natour telah terealisasi melalui proyek pembangunan Hotel Grand Inna Muara Padang. Nilai kredit investasi proyek tersebut sebesar Rp 101 miliar dan ditandatangani pada Desember 2011.
Hingga Juni 2012, pembiayaan Bank Mandiri ke sektor perdagangan, restoran dan hotel telah mencapai Rp 57 triliun (unaudited) atau meningkat 45,9 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. "Khusus untuk bisnis perhotelan, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp 2,2 triliun atau naik 19,2 persen dari Juni 2011," pungkasnya.
