Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat sebesar 1,35 persen ke level 4227,34. Penguatan diprediksi setelah Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed meluncurkan program stimulus lanjutan dalam bentuk pembelian surat berharga beragun aset.
Saham sektor pertambangan dan perkebunan mengalami penguatan tertinggi masing masing 1,94 persen dan 1,80 persen. Hal ini sejalan dengan prediksi para analis setelah Bank Sentral Eropa mengeluarkan kebijakan yang bisa mendorong optimisme di tengah krisis Eropa.
Dalam perdagangan kemarin, di pasar reguler pembelian meningkat melampaui Rp 3,5 triliun dan asing melakukan pembelian bersih Rp 480 miliar. Pada pembukaan perdagangan, Jumat (14/9), tercatat pembelian mencapai Rp 780 miliar dengan jumlah volume saham yang diperjualbelikan mencapai 1,4 jura dengan jumlah frekuensi perdagangan mencapai 16,894.
