Kemarin, Sabtu (6/10), selama seharian penuh, Dufan dan Atlantis menjadi milik Bank Mandiri. Puluhan ribu karyawan bank pelat merah tersebut tumpah ruah merayakan hari jadi Bank Mandiri ke-14.
Untuk menguasai Dufan selama seharian penuh memang tidak murah. Dana yang harus dikeluarkan diakui cukup besar.
Dirut Bank Mandiri Tbk Zulkifli Zaini mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan Bank Mandiri untuk acara family gathering di Dunia Fantasi dan Atlatis dalam rangka merayakan ulang tahun ke 14, jauh di bawah keuntungan yang selama ini dikantongi Bank Mandiri.
"Dibandingkan dengan laba kita yang Rp 12,25 triliun (akhir tahun 2011), itu tidak sebanding lah," kata Zulkifli di Parkir Timur Senayan Jakarta, Minggu (7/10).
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tercatat berhasil membukukan laba bersih Rp 7,1 triliun pada kuartal II 2012.Menurut Zulkifli, acara tersebut merupakan cara internal Bank Mandiri yang melibatkan seluruh karyawan Bank Mandiri beserta keluarga masing-masing.
"Itu acara intern, kemarin (Sabtu, 6/10) Bank Mandiri mengadakan family day ke Dufan dan Atlantis. Kemarin itu pegawai beserta keluarganya hampir 50.000 orang," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, untuk bisa 'memiliki' Dufan selama satu hari penuh, tentu tidak murah. Bank Mandiri atau perusahaan lain harus merogoh kocek yang sangat besar. Public Relation Dufan Aldhita Prayudi Putra menuturkan, untuk bisa booking Dufan selama seharian penuh, harus rombongan besar, minimal 30.000 orang, di atas kapasitas Dufan yang hanya 28.000 orang.
Aldhita menjelaskan perhitungannya. perusahaan tetap harus membayar dengan hitungan harga tiket masuk per orang Rp 250.000. Hanya saja, untuk booking full day diberi keringanan atau potongan harga 20 persen. Dari harga tersebut, dikali dengan jumlah orang dalam rombongan, yakni 30.000 orang. "Jadi sekitar Rp 6 miliar," ujar Aldhita kepada PulseFeed, beberapa waktu lalu.
