Total E&P Indonesie telah berhasil berproduksi di Lapangan South Mahakam, Blok Mahakam Kalimantan Timur lebih cepat 2 bulan dari awal rencana yang telah disepakati.
Juru Bicara Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi mengatakan berbagai fasilitas yang baru dibangun di proyek South Mahakam Field Development Phase 1 and 2 telah mulai mengalirkan produksi migas pada 25 Oktober 2012. Produksi tersebut telah dialirkan ke terminal Senipah pada 26 Oktober 2012. Awal produksi ini berasal dari 2 sumur gas yang dibor di platform Main Stupa dan tingkat produksinya mencapai 100 mmscfd pada 28 Oktober 2012.
"South Mahakam Project merupakan tahap pengembangan dari 3 lapangan gas kondensat yaitu Stupa, East Mandu dan Jumelai. Sedangkan ada 2 lapangan gas yaitu Jempang dan Metulang. Lapangan Stupa dan East Mandu ditemukan pada 1996 dan 2007. POD untuk pengembangan tahap 1 dan 2 didapat pada Desember 2007 dan 2008, menandai diluncurkannya proyek South Mahakam Phase 1 and 2," ujar Kris dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (02/11)
Kristanto mengatakan pada Phase 1 and 2, Total telah berinvestasi mencapai USD 832 juta. Yaitu terdiri dari sejumlah fasilitas produksi di lapangan-lapangan Stupa dan East Mandu dengan pembangunan 3 platform baru dan pengeboran terhadap 19 sumur. "Produksi dari lapangan-lapangan ini diharapkan mencapai rata-rata 69.000 barel per hari (bph) termasuk 18.000 barel kondensat pada akhir 2013," tegasnya.
