Bos Pertamina: Tidak ada maling dari Pertamina

Karen menuding kru pemilik kapal yang melakukan penyelundupan minyak ke Singapura.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Bos Pertamina: Tidak ada maling dari Pertamina
Dirut Pertamina Karen Agustiawan bersama Presiden SBY. ©Rumgapres/abror rizki

Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Agustiawan mengaku sudah mendapat laporan adanya penyelundupan minyak diesel 20 kiloliter ke Singapura. Karen menyatakan tindakan kriminal itu tanggung jawab perusahaan pemilik kapal yang disewanya.

Kapal MT Serena yang ditahan otoritas Bea Cukai Batam dua hari lalu merupakan kapal sewaan perusahaan pelat merah ini. Dia menolak anggapan BPH Migas yang menyebut bahwa karyawan Pertamina terlibat dalam penyelundupan itu.

"Tidak ada maling dari Pertamina, itu kapal sewaan Pertamina. Pemilik kapal harus segera melakukan rilis pers bahwa krunya yang melakukan," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Kamis (31/1).

Sejauh ini pihaknya belum menghitung kerugian yang diderita Pertamina akibat penyelundupan BBM bersubsidi itu. Dia memastikan, setiap kerugian harus ditanggung pemilik kapal.

"Pemilik kapal harus bertanggungjawab, kerugian saya belum tahu, direktur pemasaran saya belum cerita," tegasnya.

Dia sudah menghubungi jajaran direksi agar PT SKR, pemilik kapal, tidak lagi diizinkan menyalurkan BBM bersubsidi. "Saya putuskan ke direktur pemasaran, perusahaan itu tidak boleh lagi menyalurkan minyak," kata Karen.

Kapal MT Serena itu membawa 3.684 kiloliter diesel dari Pulau Sambu menuju Pontianak. Namun, pada 29 Januari, kapal ini menyalurkan 30 ton diesel ke kapal MT Cahaya yang berbendera Singapura. Aksi penyelundupan ini digagalkan Polisi Air Batam dan Bea Cukai.

Rekomendasi