Total E&P Indonesie disinyalir telah menyiapkan rayuan khusus agar kontrak di Blok Mahakam, Kalimantan Timur diperpanjang setelah habis pada 2017 nanti. Perusahaan asal Prancis tersebut berniat ingin meningkatkan investasinya hingga 2017 nanti.
"Kontrak kita memang akan habis, tapi kita akan terus investasi dan nanti kita akan 'jual' sebagai bentuk kita profesional," ucap Direktur Operasional Total E&P Yoseph Gunawan di Gedung WTC II, Jakarta, Senin (18/2).
Untuk tahun 2013, Total E&P sudah menyiapkan investasi minimal USD 2,5 miliar (Rp 24 triliun). Angka investasi ini diyakini akan terus naik tergantung kebutuhan perseroan.
"Kami tetap survive, kami tetap komit. Tahun lalu 2012 kami investasi USD 2,5 miliar. Total tidak akan berhenti investasi, sampai 2017 kita akan terus investasi minimal sama dengan tahun kemarin dan tidak akan menurun," tegasnya.
Seperti yang telah diketahui, Pertamina ngotot untuk mengambil alih blok tersebut dari Total. Total juga mengatakan telah mempersiapkan investasi senilai USD 6,75 miliar setelah tahun 2017.
